Aku Ingin Engkau Menangis : Hikmah Ditengah Pandemi Covid 19

Pandemi covid-19 pun menyerang dunia termasuk negeri kita yg mayoritas beragama Islam. Boleh jadi cara Tuhan "menjewer" kita semua.

482
Tausiyah Ramadhan Aku Ingin Engkau Menangis
H. Idat Mustari dalam kesempatan berdakwah sebelum pandemi Covid 19. (Dok. Idat Mustari)
Ditengah pandemi covid19 bisa saja allah ingin membuat kita semua menangis. Menangis adalah salah satu indikator kekhusyuan seseorang ketika sedang beribadah kepada Allah. Baik ketika sedang shalat, berdoa, zikir, dan baca AlQuran.
Maka kita pun membaca dalam sejarah Di masjid para sahabat Nabi saw yang menangis ketika sedang shalat.
Abu Bakar as-Shiddiq yang menangis dalam shalatnya. Abu Bakar hendak mengkhatamkan Alquran dalam dua rakaat shalatnya.
Namun, ketika sampai pada ayat; “Allah telah membeli para mukminin, harta mereka dan jiwa mereka, bahwa bagi mereka adalah surga,”_ (QS. at-Taubah: 111).
Tausiyah Ramadhan Aku Ingin Engkau Menangis
H. Idat Mustari dalam kesempatan berdakwah sebelum pandemi Covid 19. (Dok. Idat Mustari)
Ia menangis keras. Air matanya menitik ke sajadah, sedangkan Nabi SAW berhenti di pintu masjid.
Begitupun  Ali kwh, Muadz bin Jabal,  Bilal bin Rabbah, seorang sahabat mulia yang memiliki keistimewaan sebagai muazin Rasulullah SAW.
Bilal juga tersedu di tengah khusyuknya menjalankan shalat malam. Hal ini pernah dilihat oleh Rasulullah saw dan beliau pun turut menangis pula sambil pulang ke rumahnya.
Menangis saat membaca Alquran adalah dianjurkan (disunahkan). Hal ini berdasarkan hadis riwayat Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda:
إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ نَزَلَ بِحُزْنٍ، فَإِذَا قَرَأْتُمُوهُ فَابْكُوا، فَإِنْ لَمْ تَبْكُوا فَتَبَاكَوْا» أخرجه ابن ماجه في “سننه”.
_Sungguh Al-Qur’an ini turun dengan kesedihan, maka jika kalian membacanya, menangislah. Jika kalian tidak dapat menangis, maka berusahalah untuk menangis.” (HR. Ibnu Majah)._
Menangis saat membaca Alquran merupakan ciri dari orang yang telah mengenal Allah, serta ciri dari hamba-hambaNya yang shalih. Allah swt. berfirman:
وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا
__Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil_ _menangis dan mereka bertambah khusyu’. (Q.S. Al-Isra’/17: 109)_
Imam Al-Qurthubi di dalam kitab Tafsirnya “Al-Jami’ Li Ahkamil Qur’an” memberikan penjelasan tentang ayat ini. Bahwa ayat ini menunjukkan sifat sekaligus pujian bagi orang-orang yang shalih.
Ayat ini juga memberikan pelajaran bagi setiap orang yang telah mendapatkan ilmu hendaknya mencapai pada derajat seperti ini.
Yakni khusyuk ketika membaca Alquran, tawadlu’,  serta merendahkan diri.
Pandemi covid-19 pun menyerang dunia termasuk negeri kita yg mayoritas beragama Islam. Boleh jadi cara Tuhan “menjewer” kita semua.
Cerita pilu, kesedihan akibat wabah ini telah kita saksikan bersama, baru baru ini teman saya meninggal karena terpapar virus ini di jakarta, dan istrinya pun sedang di rawat di Wisma Atlet.
Wabah ini bukan saja mengakibatkan kematian jiwa tapi juga kematian ekonomi.
Miris, pilu, sedih bagaimana orang orang harus tidur di jalanan karena tak mampu membayar kosan, atau orang kelaparan akibat tak ada makanan dan kisah memilukan lainnya.
Seakan akan Tuhan berkata pada kita semua “Aku ingin kalian menangis”. Tuhan ingin kita menangis dalam doa kita, dalam ruku dan sujud kita, yg kita panjatkan dari rumah-rumah kita.
Boleh jadi hati kita sudah lama mengeras, sudah hilang kekhusuan nya, akibat terlalu lama bergelimang dalam kesenangan dunia yg fana ini.
Tak salah jika kita berdoa dari rumah-rumah kita dengan membaca doa apapun.
Doa agar kita semua diberikan ampunan, keselamatan, kesehatan, kesejahteran.
Atau membaca doa yang diambil dalam kitab Nashoih-ul-‘Ibad. Doa ini dibaca di antara salat sunah subuh dengan salat Subuh.
أللهم اغفر لامة سيدنا محمد أللهم ارحم امة سيدنا محمد أللهم استر امة سيدنا محمد  أللهم اجبر امة سيدنا محمد  أللهم اصلح امة سيدنا محمد  أللهم عاف امة سيدنا محمد  أللهم احفظ امة سيدنا محمد  أللهم ارحم امة سيدنا محمد رحمة عامة يا رب العالمين  أللهم اغفر لامة سيدنا محمد مغفرة عامة يا رب العالمين أللهم فرج عن امة سيدنا محمد فرجا عاجلا يا رب العالمين
  • Ya Allah, ampunilah umatnya Nabi Muhammad saw.,
  • Ya Allah, kasihanilah umat Nabi Muhammad saw.,
  • Ya Allah tutupilah (aib) umat Sayyidina Muhammad saw.,
  • ya Allah tamballah (kekurangan) umat Sayyidina Muhmmad saw.,
  • Ya Allah jadikanlah baik dan (memperbaiki) umat Sayyidina Muhammad saw.,
  • Ya Allah sehatkanlah umat Sayyidina Muhammad saw.,
  • Ya Allah lindungilah umat Sayyidina Muhammad saw.,
  • Ya Allah rahmatilah umat sayyidina Muhammad saw., dengan rahmat yang menyeluruh wahai Tuhan Seluruh Alam,
  • Ya Allah ampunilah umat Sayyidina Muhammad saw., dengan ampunan yang merata wahai Tuhan Seluruh Alam,
  • Ya Allah bukalah (kesedihan) umat Sayyidina Muhammad saw., selebar-lebarnya dan secepatnya wahai Tuhan Seluruh Alam.
Dan bagi yang rajin membaca doa ini maka insya Allah akan mati keadaan husnul khotimah. Amin.Wallahuallam.
Penulis: H. Idat Mustari adalah Pengamat sosial dan Keagamaan, Pengurus Kadin Jabar
Editor: Andi Rohendi
BACA JUGA:  Umat Islam di Sukabumi Gelar Maulid Nabi, Ini Isi Tausiyah Ketum DPP Gempar