Satgas Citarum Harum Turut Membantu Program Padat Karya Tunai

290
Satgas
Jajaran Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 4/Majalaya Sub Pos Desa Majalaya/Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung ikut serta dalam program padat karya tunai (PKT) besama gober dan Warga sekitarnya
BANDUG,INDEKSNEWS.COM| Satgas Citarum Harum terlibat langsung dalam program padat karya tunai (PKT) yang merupakan program Desa Sukamaju. Minggu (10/5/2020).
Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya bersama gober turut membantu membersihkan tumpukan sampah di kawasan pemakaman umum.
Satgas
Satgas Citarum Harum sedang mebersihkan sampah di tempat pemakaman Umum dengan memakai karung
Saat itu, ada puluhan warga Kampung Karang Anyar Rw 05 yang dikoordinir pemerintah Desa Sukamaju melalui aparat RW setempat yang dilibatkan dalam program padat karya tunai.
Puluhan warga itu yang kehilangan mata pencaharian dan menganggur, disaat dampak pandemi virus corona (Covid-19) ini.
Pantauan wartawan di lokasi pembuangan sampah sementara itu, terlihat puluhan karung yang berisi sampah yang berasal dari tempat pembuangan sampah tersebut, hasil Satgas Citarum Harum membersihkan sampah dengan cara memasuki ke karung,
Untuk membuang tumpukan sampah yang sudah dimasukkan ke dalam karung itu, Satgas Citarum Harum dan Pemerintah Desa Sukamaju berkoordinasi dengan petugas Bidang Pengangkutan Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.
“Karena kegiatan membersihkan tumpukan sampah rumah tangga ini mendadak, sehingga pihak DLH belum bisa mengangkut sampah hari ini.
Insya Allah besok atau lusa, sampah yang sudah dimasukkan ke dalam karung akan diangkut dan dibuang ke TPA di Kabupaten Bandung Barat,” kata Sertu Muhidin Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya Sub Pos Desa Sukamaju/Desa Majalaya kepada awak media
Saat itu, Satgas Citarum Harum Sektor 4/Majalaya bersama-sama dengan puluhan warga membantu membersihkan tumpukan sampah rumah tangga yang mencapai puluhan meter kubik di tempat pembuangan sampah tersebut, ujarnya
“Karena memang sebelumnya, Satgas Citarum Harum bersama Gober dan sejumlah warga setempat sempat membersihkan tumpukan sampah tersebut beberapa pekan lalu. Namun sisa sampah yang menumpuk masih banyak, selain ada di antara sampah yang turut dibakar di lokasi pembuangan sampah tersebut, katanya

Satgas

Ditambah lagi warga masih membuang sampah ke tempat itu, karena tidak ada tempat lain. Untuk menindaklanjuti penanganan sampah rumah tangga yang menumpuk di lokasi tersebut, kata Sertu Muhidin,
Pihak perusahaan ada yang ikut parsitipasi mau membantu untuk membangun tempat pengolahan sampah di lokasi pemakaman umum itu, tambahnya
“Kalau tempat pengolahan sampah itu jadi dibangun, harus ada petugas khusus yang mengelolanya di tempat pembuangan itu. Supaya penanganannya lebih serius,” ujarnya.
Lebih lanjut Sertu Muhidin menuturkan, adanya kegiatan padat karya tunai di lokasi pembuangan sampah itu, setelah dirinya berkomunikasi dengan Pemerintahan Desa Sukamaju.
“Supaya pelaksanaan program padat karya tunai di arahkan ke lokasi tempat pembuangan sampah. Supaya sampah yang terus menumpuk di lokasi pemakaman umum itu bisa segera tertanggulangi dan ditangani dengan baik melalui program padat karya tunai,” terangnya
Ia mengatakan, di lokasi pembuangan sampah rumah tangga tersebut sempat dikeluhkan warga sekitar karena bau busuk sehingga tidak ramah lingkungan.
Satgas
Satgas Citarum Harum sedang membersihkan irigasi ciwalengke dengan warga Desa Sukamaju
“Dengan menggunakan kendaraan cator Satgas Citarum Harum, sampah yang berada di dalam karung diangkut oleh Satgas bersama warga ke pinggir Jalan Leuwidulang untuk memudahkan petugas pengangkutan sampah DLH mengangkut sampah ke TPA,” katanya.
Untuk menghindari penumpukan sampah kembali di lokasi pemakaman umum itu, ia berharap kepada warga untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga.
“Lebih baik lagi menerapkan pilah pilih olah sampah yang diawali dari sumbernya di rumah tangga masing-masing. Hal itu untuk meminimalisir atau mengurangi penumpukan sampah di lokasi tempat pembuangan sampah, sehingga tidak menjadi timbulnya wabah penyakit dan bau yang sangat menyengat,” pungkasnya.
BACA JUGA:  Satreskrim Polsek Ciemas Bekuk Dua Tersangka Curanmor