Tuntut Pemilihan Ulang, Warga Desa Rancaekek Kulon Demo

595
Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) Desa Rancaekek Kulon Rancaekek Melakukan Aksi Demo Di Halaman Kecamatan Rancaekek. Dalam akainya, menuntut bupati laksanakan PSU untuk Desa Rancaekek Kulon.
BANDUNG| Terkait sengketa Pilakdes Rancaekek Kulon tahun yang lalu masih menyisakan permasalahan yang belum terealisasi dari hasil putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dari pihak Bupati Bandung sampai saat ini.

 

Tuntut Pemilihan Ulang, Warga Desa Rancaekek Kulon Demo 1
Massa pendemo menyampaikan aspirasinya kepada Camat Rancaekek di halaman Kantor Kecamatan Rancaekek Senin (20/1/2020).
Sehingga forum komunikasi masyarakat Desa Rancaekek Kulon melakukan aksi demo ke kantor kecamatan RancaekekĀ  kabupaten Bandung. Senin, (20/1/2020).
Aksi demo tersebut akibat tidak adanya kepastian dari Camat Rancaekek atas keinginan timses no 2 sdr Yuyung Indra Cahya yang tidak ada realisasi dari hasil putusan pengadilan tata usaha negara (PTUN) untuk segera di lakukan pemilihan ulang.
Dalam aksi demo tersebut sebanyak 30 0rang datangi kantor kecamatan, dalam aksinya meminta warga masyarakat Desa Rancaekek Kulon minta secepatnya ada raelisasi untuk dilakukan pemilihan ulang suara (PSU) terkait hasil putusan pengadilan PTUN Desa Rancaekek Kulon.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Desa Rancaekek Kulon Ariya Nova, menyampaikan tuntutannya kepasa Bupati Bandung.
Dalam aksinya FKM menyampaikan tuntutannya kepada Bupati Bandung melalui Camat Rancaekek beberapa poin diantaranya:
Pertama, meminta Bupati Kab.Bandung untuk segera menerbitkan Regulasi PSU (Pemilihan Suara Ulang) dalam hal ini agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat dan Demi kenyamanan dalam
melaksanakan roda pemerintahan Desa Rancaekek Kulon.
Kedua, Bupati Kab. Bandung untuk segera memproses Pemilihan Suara Ulang (PSU) sebagaimana yang tertera dalam kepastian dan tidak menjadi gejolak serta pertanyaan masyarakat.
Ketiga, sehubungan banyaknya masyarakat yang mempertanyakan tentang masa depan Desa Rancaekek kulon setelah pergantian kepala desa oleh PJS dan mereka meminta untuk segera dilaksanakan pemilihan ulang agar ada kepastian Kepala desa definitif.
Camat Rancaekek Drs Baban Banjar FS. M.Si menyampaikan ke pihak masa aksi demo. Pihaknya belum dapat memberikan keputusan kepasa pendemo.
Tuntut Pemilihan Ulang, Warga Desa Rancaekek Kulon Demo 2
Massa Forum Warga Desa Rancaekek Kulon sampaikan tuntutan PSU ke Kecamatan Rancaekek di halaman Kantor Kecamatan Rancaekek Senin (20/1/2020).
“Saya tidak bisa memberikan keputusan sendiri karena regulasi aturan pemilihan ulang tersebut belum ada payung hukum atau aturan yang dapat melaksanakan pemilihan ulang tersebut. “Kata Baban Banjar.
Untuk itu, kendala pemilihan ulang tersebut belum adanya anggaran dari pemerintahan Kab.Bandung untuk pelaksanaan pemilihan ulang,” imbuh Baban.
Menurutnya, aksi demo ini salah sasaran. Seharusnya di sampaikan ke DPMD Kab. Bandung. “saya sampaikan aksi ini salah sasaran harusnya aksi dilaksanakan di Kantor Kab.Bandung melalui Dinas BPMD Kab.Bandung dikarenakan hal tersebut bukan kewenegan Camat,”ungkapnya.
Kendati demikian, aspirasi massa pendemo di terima camat. “kami tetap akan menerima tuntutan dari warga Forum Komunikasi Desa Rancaekek Kulon yang akan di koordinasikan kepada pihak Pemerintahan Kab.Bandung,” katanya.
Oleh karena itu saya akan mendampingi Forum Masyarakat Desa Rancaekek Kulon tetapi minta 10 orang perwakilan untuk berangkat ke Kantor Pemda Kabupaten Bandung Pada hari Selasa, (21/1/2020) besok sekira pukul 09.00 Wib,” pungkasnya.
Kegiatan aksi demo tersebut dilakukan pengamanan oleh anggota TNI dan Polri dibawah pimpinan Kanit Sabhara Polsek Ranacekek AKP. Nanang Kurnia dengan jumlah pengamanan anggota Polresta Bandung sebanyak 30 personil dan personil koramil 0902 Rancaekek dengan jumlah 5 personil
Terpantau, aksi Forum Warga Desa Rancaekek Kulon di halaman Kecamatan Rancaekek dengan keadaan aman dan kondusif dan dapat terkendali.****

Penulis: Andi Rohendi | Reporter: Japar DAS

BACA JUGA:  Praktek Calo Pencaker Di Sukabumi, Lebih Kejam Dari Sumanto
Loading...
loading...