Bekas Galian C Di Nagreg Dihijaukan

344
Penanaman pohon di bekas galian C di Nagreg, Jumat (6/2/2020).
Bekas galian C di Kawasan Gunung Batu Blok Pangangonan di Desa Nagreg Kendan Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung dinilai rawan longsor dan banjir bandang disaat memasuki musim hujan. Bekas galian C itu merupakan lahan milik carik Desa Nagreg, yang sudah lebih dari 5 bulan tidak ada aktivitas galian.
NAGREG, INDEKSNEWS.COM | Melihat kondisi kerusakan lahan galian C pada Gunung Batu setinggi 100 meter dan lebar 200 meter dan luas lahan sekitar 2 hektare tersebut, pada Jumat (7/2/2020) dilakukan gerakan penghijauan.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bandung H. Marlan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bandung H. Tata Irawan, Camat Nagreg H. Wawan Setiawan dan perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jabar turut melaksanakan gerakan penghijauan pada lahan bekas galian C tersebut.
Bekas Galian C Di Nagreg Dihijaukan 1
Penanaman pohon di bekas galian C di Nagreg, Jumat (6/2/2020).
Jajaran kepolisian dari Polsek Nagreg, TNI dari Koramil Cicalengka-Nagreg, Satuan Polisi Pamong Praja, aparatur desa setempat, Badega Lingkungan, Karang Taruna, Pemuda Pancasila, dan pihak lainnya turut bersama-sama melaksanakan gerakan penghijauan.
Sedikitnya 1.000 pohon dari mulai jenis pohon nangka, albasiah, gamelina, raksamala dan bibit pohon lainnya. Penanaman pohon di bekas galian C itu, sebagai tindaklanjut dari gerakan penanaman pohon yang diinisiasi Camat Nagreg dan jajaran Muspika lainnya sebelumnya.
Camat Nagreg H. Wawan Setiawan mengatakan, gerakan penghijauan ini sengaja dilaksanakan di bekas galian C karena di Kecamatan Nagreg banyak bekas galian C.
“Yang dulunya hijau, sekarang menjadi lahan kritis. Jadi kami dari pemerintah setempat ingin menjadikan lahan bekas galian C yang tidak produktid untuk dihijaukan kembali,” kata Wawan kepada galamedianews.com di sela-sela penanaman.
Ia berharap lahan bekas galian C ini kembali produktif melalui gerakan penanaman pohon untuk penanggulangan dan pencegahan ancaman banjir bandang dan longsor.
“Hari ini sekitar 1000 pohon dari berbagai jenis bibit tanaman buah-buahan dan pohon keras,” katanya.
Wawan mengatakan, gerakan penanaman itu sebagai tindaklanjut dari penanaman sebelumnya. Di kawasan itu mencapai beberapa hektare lahan bekas gakian C yang sebelumnya dibiarkan. Bahkan di bekas galian C lainnya masih ada yang belum ada upaya penanggulangan melalui gerakan penghijauan.
“Kita berusaha untuk mengembalikan fungsi lahan bekas galian C itu menjadi lahan hijau dan produktif,” katanya.***

Penulis: Andi Rohendi

BACA JUGA:  Kecelakaan di Jalan Raya Nagreg Akibatkan 1 orang Pesepeda Motor Tewas
loading...