Gunakan Golok, Kapolsek Cikancung Evakuasi Pohon Tumbang

78
Kapolsek Cikancung Polresta Bandung AKP H. Saripudin bersama masyarakat mengevakuasi pohon tumbang akibat diterjang angin kencang disertai turun hujan deras di Jalan Raya Majalaya-Cicalengka, dekat SPBU Ciluluk, Desa Ciluluk Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung, Jumat (7/2/2020) sore.
CIKANCUNG, INDEKSNEWS.COM |Akibat pohon tumbang itu, lalulintas kendaraan pun sempat terganggu. Pasalnya, pohon tumbang tersebut menghalangi lalulintas kendaraan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I.K melalui Kapolsek Cikancung AKP H. Saripudin mengatakan, mengetahui ada pohon tumbang yang menghalangi lalulintas kendaraan itu, awalnya informasi dari masyarakat melalui telepon.
“Mendapat informasi itu, saya bersama personil yang sedang melaksanakan piket langsung melakukan pengecekan, tenyata benar ada pohon tumbang,” kata Saripudin kepada wartawan di lokasi kejadian.
Melihat kejadian itu, Kapolsek Cikancung langsung mengevakuasi serta memotong pohon tumbang tersebut dengan benda tajam berupa golok. Tak lama berselang, katanya, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bandung datang dan membantu mengevakuasi pohon tumbang dengan menggunakan alat pemotong kayu berupa chain saw.
“Selain dibantu petugas Damkar, juga dibantu warga Desa Ciluluk, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bandung, anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Cikancung, Kepala Desa Ciluluk, Anggota Bhabinsa Desa Ciluluk,” jelasnya.
Menurut Saripudin, proses evakuasi pohon tumbang dengan ukuran cukup besar itu berjalan selama 1 jam. Seusai memotong bagian pohon yang tumbang, katanya, pihaknya bersama warga membersihkan ranting pohon.
“Supaya tidak menghambat arus lalu lintas dan situasi genangan air di pertigaan Ciluluk depan SPBU Al-Masoem kurang lebih 5- 20 cm. Saat ini pohon tumbang sudah di evakuasi dan arus lalu lintas sudah berjalan normal,” pungkasnya.***
BACA JUGA:  Kapolda Jabar dan Pangdam Kunjungi Lokasi Banjir di Dayeuhkolot
Loading...
loading...