Angkat Produk UMKM Lokal di Tengah Pendemi, STH Pasundan Sukabumi Akan Gelar Pameran Kuliner

124
UMKM
DR. Abah Rusmawan Ketua STH Pasundan Sukabumi, (Budayawan)
SUKABUMI I Hantaman pandemi Covid-19 telah berimbas signifikan terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) secara Nasional. Hal tersebut dirasakan semua pelaku usaha, mulai dari pengrajin hingga pengusaha di Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menyikapi situasi pelik para pelaku UMKM di tengah pandemi Covid-19 ini, Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Mandiri (Persero) atau PNM, DKPUKM Kota dan Kabupaten Sukabumi, akan mengelar Pameran UMKM di Kampus STH Pasundan, Jalan Pasundan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Sabtu (19/09/20).

Ketua STH Pasundan Sukabumi, DR. Abah Ruskawan mengatakan, melihat potensi Sukabumi yang memiliki banyak potensi kearifan lokal yang dapat dikembangkan termasuk dalam bisnis kuliner atau prodak makan khas lokal begitu beragam. Melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang dikemas dalam sebuah Pameran Kuliner UMKM lokal, diharapkan bisa mendorong UMKM di Sukabumi, lebih berkembang, melek teknologi dan hukum.

Loading...

“Dalam rencana pameran nanti, kami akan mengundang sasmen sekaligus Komisaris Utama PT PNM Mandiri, dengan meminta dukungan dari beberapa kebijakan publik untuk mengusung tema kegiatan “Pembangunan Ekonomi di Era Covid-19″, diharapkan bisa mengundang para UMKM untuk lebih berinovasi dan inovatif dalam pengembangan usaha mikro yang akan maupun sudah dikembangkan,” kata Abah Ruskawan, saat disambangi di Kampus STH Pasundan, Selasa (15/09/20).

UMKM
FOTO : DR. Abah Ruskawan Katua STH Pasundan Sukabumi, saat mencicipi prodak kopi Abah hasil prodak UMKM Abah Ruskawan.

Maksud tujuan menghadirkan sang guru besar ekonomi dari PT. PNM, Abah menilai pastinya figur yang cukup stategis dan mumpuni di bidang UMKM dan Koperasi, apalagi figur guru besar ekonomi ini, pernah menjadi ketua Institut Koperasi Indonesia (Ikopid).

“Kedepan keberdaan STH Pasundan bisa jadi wadah para UMKM di Sukabumi, untuk lebih memberikan kemudahan dalam menjawab semua kendala para pelaku usaha mikro dari sisi pengembangan produksi, promosi, legalitas, sampai bingbungan teknis. Pasalnya, semua sudah dimiliki di STH Pasundan Sukabumi,” jelas Abah Ruskawan yang juga sebagai Sang Budayawan Jawa Barat.

BACA JUGA:  RSUD Sagaranten Bisa Jadi Rujukan Pasien Cianjur

Seperti halnya, Abah menuturkan, para pelaku usaha bisa mendapatkan ilmu bingningan kiat penjualan secara online. Dimana strategi penjualan secara online merupakan salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan penjualan hasil produksi lokal di masa pandemi Covid-19 ini. Terlebih lagi, tren penjualan secara daring di masa pandemi diyakini akan melonjak cukup pesat.

“Permasalahan krusial yang dialami para pelaku usaha selama pandemi, maka dari itu tujuan utama Pameran Kuliner UMKM digelar, tiada lain untuk menumbuhkan semangat para pelaku usaha mikro lebih terintegritas dan mandiri. Hal tersebut bisa terwujud bila ada keterlibatkan pihak terkait, yakni Pemerintah Daerah, Lembaga Masyarakat, Dunia Usaha, Akademisi, dan media massa, agar dapat menjadi solusi dalam mendongkrak semangat bagi para pelaku usaha, agar bisa berjalan dan berkembang ditengah pandemi Covid-19,” tutur Abah Ruskawan.

Lanjut Abah Ruskawan, dengan adanya kegiatan pameran kuliner lokal “Pembangunan Ekonomi di Era Covid-19”, yang difokuskan di Kampus STH Pasundan, akan mengundang pihak Pemerintah dalam memberikan support, guna mendorong semakin banyak tumbuh UMKM yang berkualitas, makin banyak produk lokal yang akan dihasilkan, yang bisa untuk pasar dalam negeri maupun juga mancanegara.

“Abah berharap, setelah pameran berjalan sukses bisa dijadikan ajang kegiatana rutinan bagi para pelaku usaha mikro kecil dibidang kuliner lokal, dimana STH Pasundan Sukabumi jadi wadah para UMKM Sukabumi. Sehingga ekonomi yang sekarang ini terdampak Covid-19 akan semakin cepat untuk pulih,” tandas Abah Ruskawan. (Red*)