Bangunan SDN Babakan Terancam Ambruk, Belasan Murid Pilih Pindah Sekolah

1056

Bangunan sekolah SDN Babakan, di Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terancam ambruk. Selasa (21/01/20)

Sukabumi I Informasi yang dihimpun dari Kepala Sekolah SDN Babakan, Rahmat Tarmidi, menuturkan, bagian atap sekolah sekitar enam bulan lalu pernah ambruk. Selain sudah kropos pada bagian material atap, juga sudah belasan tahun belum diperbaharui.

Loading...

“Kondisi atap dari mulai tahun ajaran baru 2019, terjadi inside ambruk bagian atapnya. Kondisi bangunan sekolah memang diakui sudah sangat memperihatinkan dan perlu penanganan, tapi apa daya anggaran terbatas,” ujar Rahmat Tarmidi.

Lanjut Rahmat, meskipun pihak sekolahnya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan dibantu dari sisi pembangunan.

“Lapor sudah, malah telah mengajukan profosal untuk bantuan perbaikan ke Dinas, Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” jelas dia.

Bangunan SDN Babakan Terancam Ambruk, Belasan Murid Pilih Pindah Sekolah 1

Kondisi saat ini, dia mengatakan, satu ruangan tidak bisa dimanfaatkan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Pasalnya, bagian atap sudah ambruk.

“Bagian atap dan penyangga depan pada bagian tengah, kondisinya sudah mengkhawatirkan,” kata dia.

Masih kata Rahmat, saat ini satu ruang kelas sudah tidak bisa digunakan, tiga lokal ruang kelas, secara keseluruhan kondisinya hampir dinyatakan kurang layak digunakan.

“Bangunan SDN Babakan saat ini, hanya memiliki tiga ruangan kelas dan satu ruang kantor, untuk bangunan tersebut dari tiga ruang kelas, satu ruangan sebelumnya memang sudah tidak digunakan karena khawatir ambruk, dua ruang kelas yang di gunakan secara maksimal untuk KBM,” jelas dia.

Sementara itu, Upan salah satu tenaga guru honorer SDN Babakan mengatakan, ada sebanyak 86 siswa/i murid yang ada, dengan jumlah lima guru pengajar dan satu Kepala Sekolah.

BACA JUGA:  Gang Kerajinan Central Produk Manisan di Kabupaten Sukabumi

“Semenjak kondisi sebagian bangunan sekolah ambruk, sedikitnya ada 12 anak memilih pindah ke sekolah, meski jarak sekolah sedikit lebih jauh. Saya berharap ada respon cepat dari pihak Dinas Pendidikan, agar kegiatan KBM tidak terganggu akibat kekurangan ruangan,” tandasnya.

Reporter : Indra Sopyan**

loading...