Bantuan Modal Rp. 60 Juta Per RW, Jika Kang DS Menang

82
Bantuan Modal Usaha Rp. 60 Juta
Kang DS (baju kotak berpeci) saat mencoba kuliner di Cicalengka pada acara Riad Show di Cicalengka Kamis (1/9/2020).
Dalam upaya Memulihan Ekonomi Masyarakat Disaat Pandemi Covid-19, Kang DS janji Beri Bantuan Modal Usaha Rp 60 Juta Per RW.

CICALENGKA – Bantuan Modal Usaha Rp. 60 Juta menurut Calon Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna, akan di realisasikan jika dirinya terpilih menjadi Bupati Bandung pada pilkada bandung 9 Desember mendatang.

Bantuan modal Usaha Rp. 60 Juta ini, Adalah langkah-langkah yang menjadi skala prioritas dalam upaya memulihkan ekonomi masyarakat disaat memasuki pandemi Covid-19.

Program ekonomi menjadi salah satu prioritas dalam agenda kerjanya.

“Tanggap pandemi Covid-19, saya akan memberikan bantuan modal usaha untuk para pelaku usaha kecil menengah sebesar Rp 60 juta per RW se-Kabupaten Bandung,” kata Kang DS.

H.M. Dadang Supriatna yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Bandung H. Sahrul Gunawan ketika dihubungi wartawan via telepon menuturkan rencana Bantuan Modal Usaha Rp. 60 Juta per Rw kepada Wartawan Via telepon.

Dengan adanya bantuan modal usaha sebesar itu, imbuh Kang DS, bisa menciptakan lapangan usaha untuk sekitar 150.000 orang.

“Dengan bantuan modal usaha sebesar Rp 60 juta itu, asumsinya begini. Setiap orang bisa mendapatkan modal usaha sebesar Rp 2 juta,”ungkapnya.

Artinya setiap RW bisa menciptakan lapangan usaha baru untuk 30 orang.

“Jika dikalikan sekian ribu RW yang ada di Kabupaten Bandung, sehingga bisa mencipatakan sekitar 150.000 lapangan usaha baru untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

Kang DS berharap, bantuan modal usaha  yang digulirkan ke setiap RW itu, bisa terus berputar dan menjadi modal usaha bagi masyarakat di sekitar RW tersebut.

“Perputaran uangnya pun tanpa bunga. Dengan harapan kedepannya, tidak ada lagi bank emok yang dikeluhkan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:  Ditengah Covid 19: Alterschool Rilis Program Layar Koneksi

Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan modal usaha abadi yang ada di masing-masing RW. Namun dalam pengelolaannya tersendiri di luar program Bumdes.

“Bantuan sebesar Rp 60 juta tersebut langsung ke RW. Nantinya ada

pendampingan dan terus bergulir, untuk dijadikan modal abadi untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bentuk usahanya, kata Kang DS, bergantung pada kebutuhan masyarakat, namun modal usaha ini bisa digunakan untuk para pengrajin, para pelaku usaha kuliner maupun makanan lainnya.

“Selain itu usaha warungan dan mereka yang berkeinginan untuk membuka usaha, tetapi tidak memiliki modal sehingga akan menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan tersebut,” katanya.

Namun disinggung realisasi bantuan kepada semua RW itu, lebih lanjut Kang DS mengatakan, APBD Kabupaten Bandung 2021 disahkan dan diparipurnakan pada Desember 2020 disaat pelaksanaan Pilkada Bandung.

“Kalau saya terpilih (Bupati Bandung) dan 17 Februari 2021 dilantik, maka paling realisasinya setelah ada APBD Perubahan 2021. Jadi paling telat realisasinya, di tahun pertama saya menjabat. Jadi prosesnya ada di APBD Perubahan 2021 dan APBD murni 2022,” katanya.

Bantuan Modal Usaha Rp. 60 Juta
Kang DS (baju kotak berpeci) saat mencoba kuliner di Cicalengka pada acara Riad Show di Cicalengka Kamis (1/9/2020).

Menurutnya, dalam kurun waktu dua tahun menjabat, program Rp 60 juta per RW harus sudah selesai. Karena pemulihan ekonomi masyarakat sangat penting dan akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 miliar untuk memberikan bantuan kepada 4.265 RW di Kabupaten Bandung tersebut.

“Itu program konkrit untuk masyarakat. Dan itu akan dibuktikan, karena saya mantan kades sehingga paham betul apa yang diharapkan masyarakat,” pungkasnya.**ndi