Bawaslu Ingatkan Larangan di Tahapan Masa Tenang Pilkada Sukabumi

82
Bawaslu
Foto Dokumentasi/ : Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Heriyanto.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com_ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengingkatkan larangan apa saja bagi masyarakat, kandidat, tim sukses dan media di Sukabumi, di masa tenang Pilkada 2020.

Hal tersebut disampaikan Teguh Heryanto Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, larangan yang harus diperhatikan dan wajib dipatuhi berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) bisa dilihat apa saja aturan PKPU yang mengatur tahapan tersebut.

“Ada sejumlah ketentuan PKPU tersebut wajib dipatuhi, terutama oleh para peserta pilkada dan tim sukses masing-masing calon. Ketentuan utama dalam masa tenang adalah tidak ada aktivitas kampanye dalam bentuk apa pun,” kata Teguh Heryanto, Sabtu (06/12/20).

Teguh menjelaskan, masa tenang dalam tahapan Pilkada adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas yang berbau kampanye. Di tahapan pemilihan tahun 2020, masa tenang berlangsung pada tanggal 6-8 Desember 2020.

“Aturan larangan selain dijelaskan pada RKPU juga ada dalam panduan Bawaslu yang menerangkan bahwa, dalam masa tenang dilarang melakukan politik uang atau memberikan uang dan materi lainnya pada pemilih untuk mempengaruhi pilihan pemilih,” tegas Teguh.

Dalam masa tenang itu, Teguh menjelaskan peserta pemilu dilarang melakukan aktivitas kampanye, yaitu melakukan kegiatan peserta pemilu, atau pihak lain yang ditunjuk, untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program atau pencitraan diri peserta pemilu (paslon) kepada pemilih.

Selain itu, Bawaslu besama pihak Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, Panwascam dan pihak Tim Sukses Paslon, akan penertiban alat peraga kampanye (APK) mulai Minggu (06/12/20) besok. Penertiban akan dilaksanakan secara serentak di 47 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Dalam penertiban APK besok, kami akan ajak tim paslon juga,” jelas Teguh.

Teguh berharap, di tahapan hari tenang usai tahapan Kampanye berakhir, semua paslon dan tim sukses agar tidak melakukan kegiatan berbau kampanye, apapun bentuknya baik secara langsung maupun di media sosial (medsos) atau di media massa, cetak, online, elektronik/media penyiaran.

BACA JUGA:  Ketua DPRD dan Bupati Sukabumi, Terlihat Kompak Saat Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Rest Area "Al-Afghani"

“Kami juga mngimbauan kepada masyarakat, tolak money politik dalam bntuk apapun, apabila ada dugaan pelanggran mohon laporkan secara resmi jangan di laporkan di medsos laporkan kepada Bawaslu atau Panwascam,” tegasnya.**