Bawaslu Jabar Warning ASN di Kabupaten Sukabumi

189

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi, gelar sosialisasi dan deklarasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Selasa (14/02).

Sukabumi I Informasi yang dihimpun, Deklarasi yang dihadiri Ketua Bawaslu Jabar, Wasikin Marzuki, menegasakan, Menghadapi Pilkada 2020, peranan Bawaslu berkewenangan melakukan upaya pencegahan dan antisipasi terjadi berbagai bentuk pelanggaran.

“Pengalaman Pemilu 2019 lalu, kami di Bawaslu sangat mengapresiasi kepada seluruh lembaga di Kabupaten Sukabumi, sudah berhasil mengawal Pemilu dengan aman dan tidak ada kericuhan ataupun kerusakan. Kesuksesan Pemilu 2019, harus terealisasi juga pada Pilkada 2020,” kata Wasikin, usai acara sosialisasi, di Hotel SBH Palabuanratu.

Loading...

Baru ini, Bawaslu telah mengeluarkan surat edaran, agar pencegahan terkait dengan tidak bolehnya melakukan rotasi mutasi promosi degradasi selama 6 bulan sebelum penetapan KPU sebagai calon.

“Terkecuali, atas seijin tertulis dari menteri dalam negeri (Mendagri),” jelas Wasikin.

Mengingat penetapan pasangan calon di Pilkada Kabupaten Sukabumi, akan dilaksanakan 8 Juli 2020 mendatang, maka terhitung sejak 8 Januari Bupati /Wakil Bupati tidak boleh melaksanakan rotasi mutasi ASN.

“Sebelum tanggal 8 Januari silahkan itu hak kewenangan kepala daerah sesuai kebutuhan dan tuntutan.Tapi setelah 8 Januari dan ditemukan ada rotasi mutasi promosi degradasi dan ternyata tidak ada ijin tertulis dari menteri, dan incumbent ternyata betul mencalonkan jadi kontestan Pilkada, itu sebuah bentuk pelanggaran,” tandasnya.

Reporter : Indra Sopyan**

BACA JUGA:  ESDM Provinsi : Tambang APRI Di Ciemas Tak Berizin
Loading...
loading...