Bencana Longsor di Kabupaten Sumedang 11 Meninggal 18 Luka, Danramil dan Kasi BPBD Ikut Jadi Koran

89
Bencana Longsor
Foto Dokumentasi BPBD Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
SUMEDANG,jawabarat.indeksnews.com_ Bencana longsor menewaskan belasan korban jiwa dan belasan korban luka, kejadian tanah longsor disebabkan kondisi tanah di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kondisi tanah tidak stabil.

Informasi yang dihimpun dari website resmi BNPB, bencana longsor pertama kali terjadi sekitar pukul 16:00 WIB. Selang setelah itu, longsor kembali terjadi sekitar 19:30 WIB, Sabtu (09/01/21) malam

Longsoran diperkirakan dipicu curah hujan tinggi dan kondisi kortur tanah tidak stabil. Longsor susulan terjadi saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama.

Bencana Longsor
Foto Dokumentasi BPBD Kabupaten Sumedang, saat melakukan evakuasi korban yang diindikasi masih tertimbun bongkahan tanah longsor.

Data yang dilansir BPBD Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/01/21) dini hari. Mencatat sedikitnya korban luka 18 jiwa dan 11 korban meninggal dunia.

Dari kejadian bencana longsor tersebut,
Danramil Kecamatan Cimanggung Kapten Inf Setio Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, dikabarkan ikut turut menjadi korban.

Kronologis Danramil dan Kepala Saksi di BPBD Kabupaten Sumedang, Saat mereka berada di lokasi untuk merespon dan mengevaluasi bencana longsoran pertama.

Bencana Longsor
Foto Dokumentasi : Tampak lokasi bencana longsor dilihat dari google map.

Sementara ini, berdasarkan informasi dari BPBD, diperkirakan banyak korban yang masih tertimbun bongkahan longsoran susulan.

Petugas BPBD dan Tim SAR Gabungan, masih terus melakukan evakuasi dan pencarian warga yang menjadi korban bencana longsor. Untuk kerugian material data sementara, BPBD mencatat satu unit jembatan dan beberapa jalan tertimbun dan amblas, akibatnya akses jalan dari dua arah terputus akibat longsor.**

 

Bencana Longsor di Kabupaten Sumedang 11 Meninggal 18 Luka, Danramil dan Kasi BPBD Ikut Jadi Koran 1