BNNP Sulut Ungkap Jaringan Narkotik Jaringan Nasional, Satu Terangka Diduga Adik Pasha Ungu.

42
BNNP
Foto Dokumentasi BNNP Sulut
SULUT-jawabarat.indeksnews.com, –BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Sulawesi Utara, ungkap praktek penyalah gunaan narkotika jenis sabu-sabu jaringan Nasional dan Internasional.

Informasi yang dihimpun, dari pengungkapan jajaran BNN Sulut berhasil mengamankan dua tersangka yang diamankan di tempat yang berbeda. Satu diantaranya tersangka diduga merupakan adik dari Plt Wali Kota Palu Sigit Purnomo atau Pasha Ungu.

Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Jefri Lasut mengatakan, jaringan yang diungkap kali ini merupakan jaringan nasional dan internasional. Dalam mengungkap jaringan internasional tersebut dilakukan 16 September 2020 lalu.

Loading...

“Ini kasus yang memang banyak ditanyakan orang karena mungkin agak ‘seksi’,” terang Brigjen Lasut, saat konfrensi pers, Senin (19/10/20) kemarin.

Brigjen Lasut mengungkapkan, penangkapan berawal pada target tersangka seorang perempuan berinisial HG alias Yuyu (16/09/20) lalu.

Dari tangan tersangka HG berhasil mengamankan 1,2 gram Mentamfetamin atau sabu-sabu yang dibungkus di dalam rokok yang ditaruh didalam tas.

“Perempuan ini kami tangkap pada saat baru turun dari bus di Terminal Malalayang. Dia hanya sebagai membawa alias kurir. Berkat informansi masyarakat yang ada di Palu pengembangan terhadap HG alisa Yuyu membuahkan hasil,” kata Brigjen Lasut.

Dari hasil pemeriksaan, HG mengaku baru satu kali ini membawa barang haram tersebut tersebut ke Manado dengan alasan pulang kampung ke Bengkok. Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BNN Provinsi Sulteng.

“Setelah terus menerus didesak ternyata tersangka ini berasal dari Palu. Kami kembangkan asal mula barang bukti sabu didapat dari mana. Berbekal pengakuan dan barang bukti, kami bersama-sama dengan BNNP Sulteng, menangkap juga satu tersangka berinisial HS,” beber Mantan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulut.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih intensif, tersangka HS ini diduga merupakan adik Plt Walikota Palu Sigit Purnomo atau Pasha Ungu.

“BNNP Sulteng sebelumnya sudah melakukan penangkapan terhadap tersangka atau jaringan yang kami selidiki, hinggy kami tidak mendapatkan kesulitan untuk membekuk kedua tersangka. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Junto 127 UU Nomor 35,” tandas Brigjen Lasut.