Bocah berusia 5 Tahun Ditemukan Tewas dalam Toren Air

HASIL VISUM AWAL DIDUGA KORBAN PEMBUNUHAN

216
Bocah 5 tahun tewas
Damkar dan Polsek Cicalengka saat mengevakuasi Bocah 5 Tahun yang ditemukan tewas dalam toren.

Aulia, bocah berusia 5 tahun, warga Kampung Warung Peuteuy, RT 01/08, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, ditemukan sudah tak bernyawa di dalam toren (tangki penampungan air). Berdasar Visum, terdapat luka diduga korban pembunuhan.

Bocah berusia 5 tahun tersebut ditemukan tewas dalam Tangki penampungan air tersebut terletak di atas genting rumah kontrakan orang tuanya. Aulia sendiri Ditemukan pada Jumat 17 Juli 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, setelah dikabarkan hilang.

Entin (50), nenek korban mengatakan, cucunya ini hilang sejak Kamis 16 Juli 2020, sakit. Pihak keluarga juga sudah melakukan pencarian.

Loading...

Namun keluarga tidak pernah mengetahui  jika Aulia ditemukan di tempat penampungan air.

“Cucu saya hilang sejak kemarin sakit, namun tadi pukul 10.00 WIB, Sudah berada di dalam sobek. Saat ditemukan, Aulia sudah berlalu dunia, ”tutur Entin kepada wartawan di lokasi.

Bocah 5 tahun tewas
Damkar dan Polsek Cicalengka saat mengevakuasi Bocah 5 Tahun yang ditemukan tewas dalam toren.

Entahlah mengakui dirinya sendiri yang pertama kali menemukan cucunya itu saat memeriksa bak penampungan udara. Entri kemudian meminta keluarga dan warga untuk meminta pertolongan.

“Saya yang pertama kali menemukan cucu saya saat mengecek toren. Saya kaget, cucu saya sudah meninggal di dalam, ”kata dia.

Menurut Entin, cucunya itu sehari-hari sering ikut mengamen di Kereta Api jurusan Cicalengka-Bandung. Aulia bahkan dikenal sudah cukup mandiri meski masih lima tahun.

Tim gabungan dari Inafis Porles Bandung dan petugas pemadam kebakaran kecamatan Cicalengka berhasil mengevakuasi jenazah bocah malang tersebut dan dievakuasi ke RSUD Cicalengka.

Berdasarkan keterangan Polisi menemukan luka di tubuh Aulia, bocah lima tahun warga Kampung Warung Peuteuy RT 01/18, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bansung, yang ditemukan dapat ditemukan di udara, Jumat 17 Juli 2020, setelah melakukan visum.

“Berdasarkan awal visum kami, korban ini merupakan korban pembunuhan,” kata Kasatreskeim Polresta Bandung, AKP Agta Bhuwana Putra di Soreang, Jumat sore.

BACA JUGA:  Hujan Deras Menjadi Penyebab Ambruknya DAM, Mengakibatkan Jebolnya Tembok Rumah Milik Warga

Agta mengatakan, petugas visum menemukan luka di tubuh korban. Terkait luka gores di bagian tangan kiri korban.

“Ada luka di tubuh korban. Luka gores juga dibagian tangan sebelah kiri, ”katanya.

Agta sendiri mengaku sudah memerikasa empat orang yang terkait dugaan kasus pembunuhan tersebut. Mereka yang menerima ayah tiri dan paman korban.

“Korban ini ditemukan oleh keluarga di udara toren setelah setiap hari dikabarkan menghilang,” kata dia. (*)

loading...