Gunakan Jalur Tikus, 202 Travel Gelap di Amankan Polda Metro Jaya

164

Polda Metro Jaya amankan 202 Travel Gelap angkut pemudik di tengah Pandemi Covid-19. Mayoritas tertangkap Travel Gelap tersebut di Jalur Tikus perbatasan.

JAKARTA I Informasi yang dihimpun, penangkapan ratusan Travel Gelap terhitung selama 3 hari dalam operasi khusus penegakan hukum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

“Dari kegiatan selama 3 hari tersebut, kami berhasil mengamankan 202 unit armada yang diduga Travel Gelap. Dari semua yang diamankan ada yang ditangkap di tol, jalur arteri, dan paling banyak terutama di jalur tikus,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Senin (11/05/2020) kemarin.

Loading...

Kombes Pol Sambodo menegaskan, kegiatan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan soal pengawasan di jalur tikus.

“Jadi hampir sebagian besar ini ditangkap di jalur tikus, karena kita sudah mapping jalur tikus,” imbuh Kombes Pol Sambodo.

Operasi khusus ini dilaksanakan sejak tanggal 8-11 Mei 2020. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres-Polres di wilayah perbatasan Jabodetabek, yang dilaksanakan secara hunting system dan ini sebagian besar kita amankan di jalur tikus.

“Total ada 202 kendaraan yang diamankan selama 3 hari operasi khusus tersebut. Dari 202 kendaraan itu, polisi mengamankan 1.139 orang pemudik,” ungkap Kombes Pol Sambodo.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sendiri melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2020 dalam rangka mengamankan para pemudik. Sejak Operasi Ketupat dimulai pada 24 April 2020, masih banyak warga yang nekat mudik ke kampung halaman dengan menggunakan travel gelap maupun mobil pribadi.

“Sampai hari ke-18 ini masih ada yang mencoba untuk mudik dan mash banyak juga oknum-oknum yang mengantarkan pemudik ke Jawa dan janjikan pasti lolos. Operasi Ketupat 2020 ini akan digelar sampai H+7 lebaran,” tandas Kombes Pol Sambodo.

loading...