Habib Rizieq Shihab Digaungkan Akan Pulang Ke Indonesia?

96
Rizieq
Foto ilustrasi
JAKARTA,jawabarat.indeksnews.com,
-Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (DPP FPI) menyatakan Iman Besar Habib Habib Rizieq Shihab, dikabaran sudah bisa pulang ke Indonesia usai cekal (cegah dan tangkal)-nya dicabut.

Hal itu disampaikan DPP DPI melalui siaran persnya, Selasa, 13 Oktober 2020. Menurut FPI, rencana kepulangan sudah melalui proses perundingan panjang antara Habib Rizieq dan otoritas Saudi Arabia.

“Tanpa bantuan rezim zalim Indonesia, akhirnya terdapat kejelasan dan titik terang mengenai kabar kepulangan Habib Rizieq. Alhamdulillah was Syukrulillah. Pada hari ini Imam Besar Habib Rizieq secara resmi sudah dicabut cekal-nya dan sudah dibebaskan dari denda apa pun, karena IB-HRS tidak bersalah,” begitu pesan rilis di tulis DPP FPI yang disampaikan Juru Bicara FPI Slamet Maarif.

“Insya Allah, Imam Besar Habib Rizieq akan segera pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi selamatkan NKRI,” sambung siaran pers itu.

Soal kepastian waktu kepulangannya, Kuasa Hukum Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, mengaku belum bisa memastikann kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Info yang digaungkan Ketua Umum FPI KH Ahmad Shabri Lubis saat demo 1310 menolak Omnibus Law Cipta Kerja dari atas mobil komandi di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2020 sore.

“Habib Rizieq akan pulang ke Indonesia untuk memimpin revolusi di NKRI,” paparnya.

Meski demikian, ia tak menyebut kapan Rizieq akan pulang ke Indonesia. Lubis hanya menjelaskan, proses perundingan dengan pihak otoritas Saudi terkait pemulangan Rizieq sudah rampung.

Ditempat terpisah eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan komentarnya, lewat akun Twitter pribadinya, @FerdinandHaean3, pria yang menyatakan mundur dari partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini memberikan sindiran keras.

“Mmg berani? Kalau betul berani, ini kabar baik untuk Polisi, tinggal tunggu di pintu imigrasi kedatangan,” begitu cuit Ferdinand, dikutip dari akun Twitter pribadinya, @FerdinandHaean3.

Sejumlah warganet pun menanggapi cuitan itu. “Jika sudah jelas niatnya mau revolusi maka pihak berwajib tinggal menunggu di depan pintu kedatangan untuk penyambutan serta penempatan,” begitu komentar warganet. “Mungkin yg datang cuma suaranya doang Bang,” sindir netizen lainnya.**