Hadapi PSBB Rabu Besok, Wali Kota Panggilan Pengelola Bidang Usaha, Ada Apa Ya?

226

Wacana Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Sukabumi, yang akan diberlakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi, Jawa Barat, akan di berlakukan mulai hari Rabu (06/05/20) besok.

Dalam wacana PSBB tersebut, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menggelar rapat pertemuan dengan sejumlah perwakilan pengelola Supermarket dan Pasar Swalayan yang ada di Wilayah Kota Sukabumi di Balai Kota Sukabumi, Selasa (05/05/20).

Hadapi PSBB Rabu Besok, Wali Kota Panggilan Pengelola Bidang Usaha, Ada Apa Ya? 1

Loading...

“Dalam rencana PSBB tersebut, Pemkot Sukabumi bersepakat dengan Forkopimda tidak akan ada penutupan toko swalayan dan industri di Sukabumi,” ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela Rapat Pertemuan Forkopimda dan perwakilan Pengelola Supermarket dan Pasar Swalayan Sukabumi.

Namun dalam PSBB tersebut, kata Achmad Fahmi, Pemkot Sukabumi akan memberlakukan pembatasan jam Operasional. Adapun untuk perusahaan Industri dan Perkantoran akan diberlakukan jam Operasional mulai Pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Hadapi PSBB Rabu Besok, Wali Kota Panggilan Pengelola Bidang Usaha, Ada Apa Ya? 2

Lanjut Wali Kota, Adapun untuk Toko Supermaket di luar bahan pokok penting seperti toko Busana (Pakaian) akan diberlakukan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Selanjutnya Toko Minimaket Swalayan yang menjual bahan pokok penting dari pukul 09.00 hingga pukul 20.00 WIB.

“Selanjutnya restoran atau rumah makan maksimal sampai pukul 20.00 WIB. Akan tetapi tidak diperkanankan makan di lokasi atau take away,” kata Kang Fahmi sapaan akrabnya.

Masih kata Fahmi, Nantinya dalam pengurangan jam operasional tersebut ketika ada satu toko atau pasar swalayan tidak mengindahkan himbauan atau melanggar ketentuan yang telah disepakati bersama tentunya ada sanksi yang harus diterima.

Hadapi PSBB Rabu Besok, Wali Kota Panggilan Pengelola Bidang Usaha, Ada Apa Ya? 3

“Bila ada yang tidak mengindahkan ini, atau melanggar dengan terpaksa Pemkot akan menutup semua pertokoan tersebut,” tegas Achmad Fahmi.

Pihaknya, rencana setiap hari akan dilakukan evaluasi karena sejatinya PSBB bertujuan mengurangi pergerakan manusia dan kedua melihat atau menjaga jarak.

“Dalam merealisasikan rencana PSBB berjalan baik, Pemerintah meminta pengusaha bersama-sama mendukung dari sisi jam operasional dan syarat mutlak phyisical distancing. Di mana toko membatasi jumlah pengunjung agar tidak terjadi kerumunan. Kami berharap dengan adanya kedisiplinan, Kota Sukabumi pulih dari pandemi Covid-19,” harap Achmad Fahmi.

Sumber : Humas

Reporter : Riki*

Hadapi PSBB Rabu Besok, Wali Kota Panggilan Pengelola Bidang Usaha, Ada Apa Ya? 4

loading...