Hari Pertama Diberlakukan PSBB Dalam Rangka Pencegahan Covid-19

896
Dalam rangka pencegahan dan pemutusan penyebaran wabah virus corona (COVID-19) diberlakukan Penutupan Social Berskala Besar (PSBB) hari pertama diberlakukan dan chek point di jalan Dangdeur Rancaekek pintu masuk arah Bandung Majalaya Kabupaten Bandung.
Dihari pertama dilakukan Penutupan Social Berskala Besar (PSBB) Di Perapatan Jalan Raya Dangdeur Rancaekek Kabupaten Bandung Jawa Barat.
PSBB tersebut dalam rangka pemutusan dan pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) diwilayah Kabupaten Bandung.Rabu 22/4/2020.
AKP. Nanang kurniawan
Tim gabungan sedang melakukan pengecekan suhu badan kepada pengguna kendaraan R4 di Jalan Raya Dangdeur Rancaekek – Majalaya
Pentauan Indeksnews.com dilapangan, tim gabungan yang terdiri dari tim tenaga kesehatan, TNI, Polri, Dishub, PMI, Satpol PP, dan Tim relawan.
Dalam pelaksanaan PSBB dan chek point yang langsung dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Rancaekek Polresta Bandung Polda Jabar.
Tim gabungan melakukan Chek point di posko di perpatan jalan Dangdeur Rancaekek kesetiap para pengguna kendaraan R2 dan R4 serta kepada warga masyarakat.
Chek point yang silaksanakan tim gabungan yaitu dengan pengecekan suhu badan para pengguna kendaraan, penumpang dan warga masyarakat.
Selain dilakukan chek point tim gabungan malakukan penyemprotan disifektan,  memberikan masker kepada para pengguna kendaraan yang tidak pekai masker
Dan juga tim gabungan memberhentikan para pengguna kendaraan yang tidak pakai masker dan yang membawa penumpang lebih dari aturan yang sudah di berlakukan di saat pandemi Covid-19
AKP. Nanang Kurnia, Kanit Sabhara, mengatakan, ” Diberlakukan Penutupan Sosial Berskala Besar itu, untuk memutuskan dan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19)
Oleh karena itu, dalam PSBB ini kita melakukan chek poin atau cek suhu badan, penyemprotan disinfektan, meberikan masker. Kata Akp Nanang diposko Chek point kepada Indeksnews.com. Rabu 22/4/2020
Tim kesehatan
Tim gabungan chek point sedang memberhentikan dan beri masker kepada pengguna kendaraan R2 yang tidak pake masker
Untuk mencegah penyebaran covid-19 dalam PSBB ini kami menghimbau kepada seluruh pengguna kendaraan R2 tidak boleh membawa penumpang dikecualikan saudara, family, atau suami istri. Imbaunya
Ia menagtakan, bagi pengendara pribadi R4, yang di depan duduk hanya satu orang sopir saja. Dan untuk penumpang hanya di perbolehkan paling banyak 4 orang, katanya
Untuk semua kendaraan R4 anggkutan umum berbagai jenis kendaraan hanya diperbolehkan untuk duduk didepan hanya sopir saja. Dan untuk penumpang di perbolehkan hanya 50% penumpang dari penumpang sebelum terjadinya Covid-19.paparnya
Sebab itu, untuk mencegah penularan wabah Covid-19 salah satunya harus jaga jarak (physical distancing). Dan juga para pengguna kendaraan R2 maupun R4 dan penumpang dan warga di wajibkan memakai masker setiap saat, tegasnya
Menurut Nanang, karena covid19 itu disinyalir dari hasil penelitian dari dinas kesehatan, penyebaran virus corona itu selain dari bersentuhan yang paling rentan dari penyebaran melalui mulut dan hidung.
Oleh karena itu kami menghimbau semua warga masyarakat di wajibkan untuk memakai masker di setiap saat, apalagi akan keluar rumah, agar terhindar dari penyebaran wabah virus corona.
Tim gabungan akan melaksanakan chek point  dari mulai pukul. 07.00 wib sampai pulul. 17.00 wib. Maka dari itu warga masyarakat harus diem dirumah /lockdown tidak boleh keluar rumah dari mualai pukul 16.00 wib, jelasnya
Dan juga PSBB ini dan chek poin akan dibelakukan selama 14 (Empat belas) hari dari sejak hari Rabu 22 April, sampai tanggal 5 mei 2020. Pungkasnya

 

BACA JUGA:  Mapolres Sukabumi Kota Amankan Honorer Pelaku Peredaran Narkoba