Honda Dio Edisi Repsol Terbaru Ahir Tahun 2020, Apa Keistimewaannya?

80
Honda
Foto Ilustrasi Honda Dio Repsol
JAKARTA, jawabarat.indeksnews.com – Perusahaan kendaraan bermotor asal Jepang, Honda resmi meluncurkan produk terbaru di penghujung tahun 2020, Jumat (20/11/20).

Kendaraan yang berangkat dari segmen skuter matik itu merupakan Honda Dio edisi Repsol. Lantas, apa saja keistimewaannya?

Disitat dari Indianauto, Honda Dio edisi Repsol terinspirasi dari livery Honda RC 213V di pentas balap MotoGP. Itulah mengapa, secara keseluruhan skutik itu mengandalkan perpaduan warna oranye, putih, dan hitam. Selain itu, ada aksen merah di sejumlah bagian dan emblem ‘Repsol’ di sisi-sisi kendaraan.

Sayangnya, selain itu, tak ada pembaruan lain pada Honda Dio. Skutik tersebut masih mengandalkan tubuh mungil dengan desain membulat di bagian depan dan mematah di bagian belakang. Sementara headlamp-nya berukuran cukup lebar dan terhubung dengan lampu sein yang membentuk pola V.

Honda
Foto Ilustrasi Produk Honda.

Honda Dio edisi Repsol juga masih menggunakan ban mungil berukuran 12 inci di depan, dan 10 inci di belakang. Pijakan kakinya dirancang cukup lebar dengan dudukan pengendara yang terbilang tebal. Sementara di bagian ekor tersedia handle dengan tungkai membelah.

Bukan hanya tampilan, mesin motor tersebut juga sama sekali tidak mengalami perubahan. Honda Dio edisi Repsol masih mengandalkan mesin eSP satu silinder 109,5cc dengan teknologi PGM-FI. Pembekalan tersebut membuat kendaraan mampu menghasilkan tenaga maksimum 7,79 PS dan torsi puncak 9 Nm.

Honda Dio edisi Repsol hanya dijual mulai dari Rp13,4 jutaan. Harganya bisa sedemikian murah, sebab motor tersebut baru dipasarkan di India. Terkait hal itu, Direktur Pemasaran Honda Motorcycle & Scooter India, Yadvinder Singh Guleria berharap, produk barunya itu bisa disukai konsumen di Negeri Hindustan.

“Dengan peluncuran Honda Dio edisi Repsol, kami dengan senang hati mengubah sensasi balap Honda di jalan raya untuk para penggemar MotoGP di India. Motor ini mencerminkan nuansa balap ikonik dari motor MotoGP RC 213V tim Repsol Honda,” kata Yadvinder Singh Guleria.**