Imigrasi Kelas II Sukabumi, Pastikan Ratusan WNA China di Sukabumi Sehat

251

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Jawa Barat, gelar sosialisasi Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona ke Indonesia, di Hotel ternama di Kota Sukabumi, Selasa (18/02/2020).

SUKABUMI I Informasi yang dihimpun, sosialisasi yang melibatkan unsur dinas kesehatan, para Perusahaan di Sukabumi dan intansi terkait lainya, bertujuan untuk memberikan edukasi seputar kewenangan keimigrasian.

“Sosialisasi tentang virus Corona, bekerjasama dengan dinas kesehatan dan intansi terkait juga semua perusahaan di wilayah Sukabumi,” ujar Nurudin Kepala Kantor Keimigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, kepada awak media.

Loading...

Lanjut dia, di wilayah Kabupaten Sukabumi sendiri ada sebanyak 145 orang Warga Negara Asing (WNA) asal negara China , ditambah 4 orang di Kota Sukabumi. Pihaknya, memastikan keberadaan orang asing asal China yang tercatat baik yang kerja maupun yang tidak, semua dalam kondisi aman dari virus Corona.

“Dari sekian banyak WNA asal China yang tercatat di Kantor Imigrasi dipastikan aman dan tidak tekena virus Corona,” kata dia.

Disini agar masyarakat memiliki pemahaman yang sama dengan Pemerintah, bahwa WNA yang tinggal 14 hari lebih lama sebelum munculnya adanya virus Corona menerjang, itu dipastikan aman dan sehat.

“Tidak bisa dipungkiri, munculnya virus Corona yang menghantui secara Nasional, ada beberapa selinting orang yang takut dan risau, untuk itu pihak imigrasi dan dinas kesehatan berkerjasama untuk memberikan pemahaman,” jelasnya.

Masih kata dia, dalam hal ini, orang china yang pernah tinggal 14 hari di Cina maka visa nya akan ditolak, kemudian orang yng datang ke Indonesia melalui imigrasi terindikasi mempunyai riwayat penyakit sebagai mana keterangan dinas kesehatan maka akan ditangani.

“Orang asing yang tinggal di Indonesia ijin tinggal nya abis tidak bisa kembali ke negara nya maka memberikan ijin perpanjangan tinggal darurat. Tapi di Sukabumi sendiri, sampai hari ini belum ditemukan kasus yang terkena virus Corona, karena kebanyakan orang asing atau orang China memiliki izin tinggal terbatas,” tandasnya.

BACA JUGA:  Indikasi Pemalsuan Surat Pada Pemilihan Ketua RW Berbuntut Laporan Ke Polisi

Reporter : Indra Sopyan*

loading...