Kasus Kriminalitas di Cianjur, Mengalami Penurunan di Tahun Sebelumnya

43
kriminalitas
CIANJUR,jawabarat.indeksnews.com_
Sebanyak 695 kasus kriminalitas yang tercatat Polres Cianjur, Jawa Bara, dalam kurun waktu tahun 2019. Sedangkan di tahun 2020 terjadi penurunan angka kriminalitas sebanyak 446 kasus.

Hal tersebut, dipaparkan Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, disela konferensi pers pengungkapan kasus selama tahun 2020, di Halaman Mapolres Cianjur, Kamis (31/12/20).

“Berdasarkan catatan, kasus kriminalitas selama 2020 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019. Sebanyak 695 kasus kriminalitas selama 2019 dan 446 kasus di tahun 2020,” kata Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai, kepada awak media.

Dari ratusan kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai mengungkapkan, di posisi pertama diduduki kasus penipuan sebanyak 120 kasus, disusul pencurian dan pemberatan (curat) sebanyak 111 kasus. Kemudian, pencurian kendaraan bermotor sebanyak 98 kasus. Ditambah beberapa kasus penganiayaan dan pencabulan anak dengan persentase penyelesaian sebesar 77 persen.

“Di tahun 2020 terjadi penurunan, posisi pertama diduduki kasus penipuan sebanyak 69 kasus, kedua adalah curat 50 kasus, ketiga curanmor, keempat penganiayaan dan persetubuhan anak juga masih ada. Jadi terjadi penurunan hampir 200 kasus. Dari semua yang ditangani penyelesaian kasus sekitar 71 persen,” ungkap AKBP Mochamad Rifai,

Sementara itu, AKBP Mochamad Rifai menambahkan, untuk kasus narkoba di tahun 2020, terjadi peningkatan kasus dari pada tahun 2019. Ada 97 kasus narkoba yang terungkap selama 2019.

“Sementara di 2020 ada peningkatan kasus, sebanyak 99 kasus penyalahgunaan narkotika, yaitu jenis ganja sabu dan obat-obatan terlarang,” bebernya.

Utuk data kasus lakalantas (kecelakaan kendaraan), Rifai menjelaskan, pada tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan dengan 2019. Ia menyebut, laka lantas pada 2019 berjumlah 280 kejadian.

“Sementara 2020 ada 265 kasus lakalantas, kerugian material, yang meninggal, sementara luka berat dan ringan mengalami penurunan,” tandas dia.**