Kepala Desa Biru H. Hari Hardiawan. Angkat Bicara Terkait Sumber Informasi Dari Warganya kepada Media

Kepala Desa Biru H. Hari Hardiawan. Angkat Bicara Terkait Sumber Informasi Dari Warganya kepada Media

718
Kepala Desa Biru H. Hari Hardiawan, didampingi belasan perangkat desa angkat bicara kepada wartawan Indeksnews di ruangan kantor Desa Biru
Kepala Desa Biru. H. Hari Hardiawan Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Angkat bicara terkait sumber informasi dari salah satu warga yang mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari desa dan pemerintah, ” Informasi yang disampaikan ke media online itu tidak benar atau bohon, harus diklarifikasi lagi oleh media online.
BANDUNG,INDEKSNEWS.COM| Kepala Desa Biru H. Hari Hardiawan Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung angkat bicara terkait berita yang di muat beberapa hari yang lalu.
Beberapa hari yang lalu awak media melakukan investigasi berdasarkan informasi yang diterima sehingga awak media mendatangi salah satu warga Asep Junaedi di Kampung Cangkuang Desa Biru Kecamatan Majalaya.
Kepala desa
Kepala Desa Biru H. Hari Hardiawan, didampingi belasan perangkat desa angkat bicara kepada wartawan Indeksnews di ruangan kantor Desa Biru
Bahwa Asep menyebutkan kepada wartawan, selama pandemi Covid-19 dan bantuan didistribusikan kepada warga terdampak Covid-19. Belum pernah menerima bantuan dari manapun.
Dan Asep Junaedi mengatakan pula bahwa keluarga dia hampir mengalami kelaparan akibat dampak pandemi Covid-19.
Tetapi setelah pemberitaan tersebut di uploud di media online, Kepala Desa Biru Kecamatan Majalaya, H.Hari , angkat bicara, Bahwa informasi yang disampaikan ke awak media itu oleh Asep Junaedi tidak benar.
Setelah mendatangi kembali ke Desa Biru Kepala Desa Biru H. Hari mengatakan, Saya sangat kecewa kepada warga saya yang telah menyampaikan informasi yang tidak benar/bohong. Kata Kades Biru kepada Indeksnews dikantornya, senin 01/6/2020.
Kepala desa
H. Hari Hardiawan Kades Biru lagi klarifikasi terkait berita beberapa hari yang lalu

 

Kami dan para perangkat Desa Biru termasuk ketua RT dan RW sudah berusaha untuk memeprjuangkan warga Desa Biru, jadi kami kurang bagaimana yang sudah dilakukan kepada warga. Bahkan setengah gaji saya selalu disisihkan untuk dibelanjakan sembako dan dibagikan kepada warga yang kirang mampu selama Covid-19 ini. Katanya
Menurut H. Hari, bantuan sosial Covid-19 dari pemerintah seperti dari Bansos dari Bangub, Dinsos, Kemnsos, dan dari pemerintah pusat, hanya saja bantuan itu belum turun semua masih ada data susulan. Ujarnya
Dan data dari RT/RW kami sudah di ajukan kepada dinsos atau kemensos, namun begitu turun bantuan dari beberapa unsur kebanyakan yang mendapat bantuan itu tidak sesuai dengan yang di ajukan dari Desa.
Namun kejadian seperti itu bukan hanya di Desa Biru saja. Didaerah lainpun sama, karena menurut informasi data yang direalisasikan untuk penerima bansos itu data dari Dinsos atau kemensos kemungkinan data yang dulu, jelasnya
” Sehingga banyak penerima bantuan tidak sesuai data yang di ajukan dari bawah. Oleh karena itu kami mohon oleh media di klarifikasi kembali beritanya dan kepihak RT/RW termasuk dari sumber warga yang memberikan informasi, tegas Hari.
Asep itu, sudah mendapatkan bantuan sembako dari desa, bahkan sudah beberapa kali menerima bantuan sembako, kalau dia mengatakan belum perna menerima bantua itu ga benar. Ungkap ketua RW 01
Menurut ketua RT 01 Iman, Asep tidak terdaftar menjadi penerima bantuan sosial dari pemerintah mungkin belum terdaftar di DTKS Dinsos atau Kemensos, soalna asep asalnya bukan domisili Desa Biru Kecamatan Majalaya. Asep pindah ke Desa Biru dari tahun 2017, jadi domisili di Desa Biru baru tiga tahun. Terang ketua RW.06
Kepala desa
Ketua RT 01, ketua RW 06 dan di dampingi kadus 4 desa biru
“Tapi walaupun baru beberapa tahun domisili di Desa Biru tetapi apabila ada bantuan sembako dari Desa atau lainya selalu ke bagian. Tuturnya
Ketika awak media klarifikasi ke pihak sumber, Asep meminta maaf kepada media dan kepala Desa Biru beserta jajaranya, ” Saya sekeluarga mohon maaf atas kekhilapan saya, saya sangat malu atas prilaku saya yang telah mencoreng nama baik Desa Biru, kata Asep kepada media dan ketua RW 06 ketika di klaripikasi di rumahnya
Sekali lagi saya mohon seribu kali maaf kepada kepala Desa Biru dan media atas kekhilapan saya. Ucap Asep.
BACA JUGA:  Telah Ditemukan Seorang Pemancing Pingsan Di Sungai Citarik Ditemukan Warga