Ketum Gerindra Prabowo Subianto Disarankan Mundur Dari Jabatan Mentri Pertahanan

85
Gerindra
Foto : Mentri Pertahanan Prabowo Subianto, saat didampingi mantan Mentri Perikanan dan Kelautan Eddy Prabowo yang juga politisi Partai Gerindra.
JAKARTA,jawabarat.indeksnews.com_
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto disarankan untuk mengambil langkah mundur dari jabatan kabinet sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Hal ini terkait dengan pengungkapan KPK kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster.

Dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster, KPK menahan eks Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang juga wakil ketua Partai Gerindra, dinyatakan terlibat praktek kasus suap menyuap pada izin ekspor benih baby lobster.

“Tawaran terbaik bagi Partai Gerindra adalah dengan legowo, ksatria Prabowo Subianto mundur dari Menhan. Setidaknya itu bakal menyelamatkan dua hal. Pertama, nama baik Prabowo Subianto sendiri yang selama ini sering menarasikan Anti Korupsi. Kedua, baik Gerindra untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, Jum’at (27/11/20).

Gerindra
Foto Menpan Prabowo Subianto saat dampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Untuk diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Pertahanan merupakan 2 jatah kursi yang diberikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Partai Gerindra, setelah Partai Gerindra bergabung ke kabinet pemerintahan Jokowi.

“Saya berpandangan ini akan dilematis, ketika Gerindra tidak miliki daya tawar terhadap kepercayaan Presiden, karena terlibat kasus korupsi. Sementara Presiden perlu menjaga komitmen dalam komitmen pemberantasan korupsi dengan tidak menempatkan kader Gerindra di tempat yang sudah jelas dicederai,” kata Dedi.

Gerindra
Foto : Ketua Umum Prabowo Subianto saat didampingi Eddy Prabowo Wakil Ketua Partai Gerindra.

Dedi berpendapat, Partai Gerindra di mungkinkan untuk segera melakukan dialog dengan Presiden Jokowi, agar porsi Gerindra di kabinet bisa tetap meski tidak di posisi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kondisi ini akan berimbas terhadap elektoral partai Gerindra, publik bisa saja secara signifikan tidak percaya lagi pada Gerindra, terlebih ini adalah kali pertama Edhy Prabowo menjadi menteri, dengan durasi masa jabatan pendek dan secara dini sudah terjerat kasus korupsi,” tandas Dedi.**