Kisruh Video Berdurasi 26 Detik, PWI Kab. Sukabumi Akan Susul Laporkan Apdesi

41
Video
Foto Dokumentasi : Sekertaris PWI Kabupaten Sukabumi Budi Darmawan.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com-Kisruh gunjang-ganjing video deklarasi Kepala Desa yang mengatasnamakan Apdesi Kabupaten Sukabumi, terus berlanjut hingga pelaporan yang dilayangkan sejumlah LSM dan Media di Sukabumi.

Seperti halnya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi, menyatakan sikap akan melaporkan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi, kepada pihak kepolisian atas viralnya video 26 detik dimedia sosial maupun pesan singkat WhatsApp.

Informasi yang dihimpun, wacana langkah pelaporan tersebut, terlampir dalam surat pernyataan sikap PWI Kabupaten Sukabumi yang ditujukan kepada Apdesi Kabupaten Sukabumi. Surat pernyataan sikap yang ditanda tangani oleh Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Asep Solihin (Kang Apes) dan Sekretaris Organisasi Budi Darmawan.

“Kami PWI Kabupaten Sukabumi sudah mengambil sikap untuk melaporkan Apdesi, lantaran video tersebut merupakan ancaman terhadap kemerdekaan Pers sesuai dengan pasal 18 undang-undang pers tahun 1999,” kata Asep Solihin saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11/20).

Sehubungan dengan terjadinya pernyataan sikap Apdesi Kabupaten Sukabumi dalam seruan berbentuk video yang berdurasi 0:26 detik, dianggap mengandung muatan ancaman terhadap kemerdekaan pers dan intimidasi terhadap profesi madia secara nasional,” tegas Kang Apes sapaan akrab Ketua PWI Kabupaten Sukabumi.

Untuk selanjutnya, PWI Kabupaten Sukabumi akan melaporkan pembuat video tersebut sebagai laporan polisi secara resmi, untuk selanjutnya segera dilakukan proses hukum, sesuai aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semua berkas-berkas untuk langkah pelaporan sudah di pegang sama Kuasa Hukum PWI Kabupaten Sukabumi dan segera akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk bukti bagian langkah hukum,” tegas Kang Aves.

Meski demikian, Kang Aves menilai secara kelembagaan pihaknya sudah menerima permintaan maaf dari Apdesi Kabupaten Sukabumi yang sudah disampaikan melalui video klarifikasi yang dibuat pada Rabu (25/11/20) kemarin. Namun hal tersebut, tidak menyusutkan atau menghapus perbuatan hukumnya.

“Secara kelembagaan, kami jajaran PWI menerima permintaan maaf Apdesi yang telah disampaikan melalui video. Namun tidak serta merta untuk menghapus perbuatan hukum yang telah terjadi dan melukai marwah insan Pers secara keseluruhan,” papar Kang Aves.

Untuk menyikapi lebih lanjut, PWI Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh pihak untuk bisa menghargai dan tidak menghalangi tugas jurnalistik dalam menjalankan tupoksi.

“PWI mengajak seluruh pihak untuk bisa saling menghargai dan tidak menghalangi tugas jurnalistik sebagai mana yang sudah diatur dalam UU pers no 40 tahun 1999,” pungkas Kang Apes.**(CR-1)