KTH Ampuh Wanalestari Berikan Santunan, Sebagai Komitmen Kelompok Pada Masyarakat

264
Kth Wanalestari
Ketua KTH Wanalestari Ase Juhara menyerahkan secara simbolis bantuan santunan anak yatim kepada Kanit Intel Polsek untuk diserahkan kepada anak yatim.
Dalam rangka merayakan 10 Muharram 1442 H, KTH Ampuh Wanalestari berikan Santunan Kepada anak yatim dan Jompo. Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen KTH terhadap masyarakat.

INDEKSNEWS.COM – Kelompok Tani Hutan / KTH Wanalestari Desa Tanjungwangi Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, berikan santunan kepada anak yatim dan kaum jompo, Sabtu 29 Agustus 2020.

Kth wanalestari
Penanggung Jawab santunan KTH Wanalestari Asep Gaya saat membagikan santunan kepada anak yatim.

Kegiatan pemberian santunan tersebut merupakan Komitmen KTH Wanalestari dengan peran sertanya dalam menunjang dan meningkatkan pelestarian Ekologi, pembangunan ekonomi masyarakat dan kegiatan sosial.

Bertempat di dusun Leuwiliang Desa Tanjungwanngu Ratusan warga antusias mengikuti rangkaian seremonial pembagian santunan yang dilakukan KTH Wana Lestari kepada yatim / piatu dan kaum jompo.

Santunan diberikan kepada sebanyak 60 orang yatim piatu, dan 116 kaum jompo yang berasal dari Kampung Leuwiliang desa tanjungwangi Cicalengka dan Desa Sindulang Cimannggung.

Asep Gaya sebagai penggerak pelaksanaan dan juga Ketua KTH Ampuh Wanalestati mengutarakan tujuan atau output yang diharapkan dari kegiatan santunan tersebut diantaranya adalah menciptakan keharmonisan di masyarakat dan hutan.

“kami ingin berbagi dengan masyarakat serta menciptakan suasana yang harmonis antara KTH dan masyarakat desa,” ungkap Asep Gaya.

Menurutnya, keberadaan kelompok akan sangat bermanfaat bagi maasyarakat, apabila masyarakat diajak bersama-sama ikut andil berperan serta mewujudkan komitmen KTH.

“Keberadaan kami akan sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak, dan masyarakat harus mendukung kegiatan lami karena KTH adalah milik masyarakat,”ungkap Asep Gaya.

Sebab, keberaan KTH merupakan sarana atau wadah aktifitas masyarakat desa sekitar hutan. “Karena peran serta KTH terhadap hutan dan masyarakat sesuai dengan komitmen KTH,” imbuh Asep.

Sementara itu, yang membanggakan lagi diantaranya adalah sumber dana kegiatan santunan ini.

Semuanya berawal dari masyarakat. Yakni, berasal dari hasil iuran anggota kelompok yang dikelola kelompok.

BACA JUGA:  Densus 88 Antiteror Dalami Pendanaan Kotak Amal Yang Digunakan Teroris JI

“Anggaran pemberian santunan ini merupakan hasil iuran anggota kelompok, dan diambil dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Kelompok yang di kelola oleh KTH,” papar Asep.

Secara teknis, SHU tersebut dikumpulkan selama satu tahun dan pada moment tertentu dibagikan.

“Sasarannya kepada yatim dan piatu serta jompo di daerah kami yang perlu di bantu,” lanjutnya.

Selain dibagikan tahunan, santunan pun dibagikann setiap bulan. Hanya untuk yang dibagikan tiap bulan ini dikumpulkan dari pribadi annggota saja.

“Selain rutinitas tahunan pembagian santunan pun diberikann bulanan, yang dananya diambil dari para anggota kelompok secara pribadi,” imbuh Asep.

Asep Gaya ketua KTH Wana Lestari menegaskan, kegiatan ini merupakan manifestasi dari pelaksanaan Amanah undang-undang tentang hutan, dimana didalamnya terdapat amannah secara ekonomi, ekologi dan sosial.

Kita sepaham dan se memiliki persepsi yang sama. Jadi sudah sepantasnya dukungan kepada kegiatan kami mengalir.

“Dukungan kegiatan KTH. Wanalestari diharapkan mengalir deras dari berbagai pihak, sebab ini merupakan kegiatan positif secara sosial,” katanya.

Asep menambahkan, salah satunya dukungan Pemerintah desa ann firkopincam sangat mendukung keberadaan KTH Wanalestari dengan kegiatan usahanya, dann kegiatan sosial lainnya.

“Pemerintah desa pun sangat mendukung penuh kegiatan usaha kami secara sosial dan ekonomi, aerta aktifitas kita di dalam kawasan pemanfaatan hutan karembi wetan,” ungkapnya.

Asep menambahkan, untuk rencana tindak lanjut KTH. Wanalestari diantaranya sedang mempersiapkan kegiatan usaha di bidang lain.

“Saat uni kami sedang berupaya yang lebih konkrit lagi adalah menjalin kerjasama dengan pemangku kawasan hutan,” ungkapnya.

Karena aktifitas KTH berada dalam kawasan pemanfatan hutan. Harapannya, secara ekologi KTH telah melakukan patroli pengawasan dan pengamanan serta rehabilitasi kawasan hutan dan lahan.

BACA JUGA:  Radio Antar Penduduk Wilayah 06 Sukabumi, Siap Optimalkan Peran Dalam Dimensi Informasi

Tokoh masyarakat Abah Suwandi (74) petani di kampung leuwiliang mengucapkan terima kasih kepada KTH yang telah berkiprah untuk masyarakat.

“Terima kasih semoga KTH terua diberikan kemudahan untuk memperjuangan masyarakat,” ungkapnya.

Tokoh lainnya yang juga mantan Kepala Desa Sindulang Kecamatan Cimannggung Edi Mulyana mengatakan kegiatan Kelompok Tani Hutan benar benat dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Yang diperjuangkan Kelompok Tani Hutan Wanalestari bisa memberdayakan masyarakat Desa,” ungkapnya.

Kth Wanalestari
Ketua KTH Wanalestari Ase Juhara menyerahkan secara simbolis bantuan santunan anak yatim kepada Kanit Intel Polsek untuk diserahkan kepada anak yatim.

Sebab, tiga komitmennya benar benar untuk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan kelompok saja.

“Memperjuangkan ekonomi masyarakat dengam menjaga ekologi hutan dan mengambil manfaat hutan dalam hutan pemanfaatan tentu saka akan membuat masyarakat berdaya,” pungkasnya. (Andi)