Laskar DPP GOIB Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang

155
DPP GOIB (Gerakan Ormas Islam Bersatu) Sukabumi Raya, berjibaku bahu-membahu mendiskusikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (26/09/20) kemarin.

SUKABUMI I Bencana alam bajir bandang yang menjang pemukiman warga di 12 Desa diwilayah 3 Kecamatan Cicurug, Cidahu, Kalapanunggal, menurut informasi BPBD Kabupaten Sukabumi, korban terdampak banjir bandang Cicurug, mencapai 1.107 jiwa.

Dengan kejadian bencana tersebut, keprihatinan dan solidaritas sosial antar manusia, tumbuh secara nyatabdari berbagai organisasi islam unsur terkait pemerintahan, komunitas, lembaga, LSM, partai politik dan lainnya. Seperti solidaritas sosial tinggi yang dimiliki Anggota laskar DPP GOIB Sukabumi Raya, langsung terjun ke lokasi terdampak bencana banjir bandang Cicurug.

DPP GOIB
FOTO : Laskar DPP GOIB Sukabumi Raya, berkumpul didepan Sekretariat DPP di Jalan Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat.

“Sebagai organisasi islam yang mengedepankan Amal Ma’aruf Lahir Munkar, sudah menjadi kewajiban untuk saling membantu sesama yang terkena dampak bencana alam di Cicurug, baik secara moril maupun materil,” kata KH. Asep Sirojudin Ketua DPP GOIB, melalui M. Maulana Komando Laskar I.

Hal senada disampaikan Kabid Perekonomian DPP GOIB Aam Darul Ni’am, penyalurkan bantuan sembako dan uang tunai secara langsungkepada korban, setidaknya bisa meringankan beban korban terdampak bencana luapan sungai Cibuntu, pada Senin (21/09/20).

“Kami salurkan berupa kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman. Murni donasi yang dikumpulkan semua anggota DPP maupun DPW GOIB untuk membantu mereka yang terkena musibah. Semoga bermanfaat dan semua kembali bangkit dari keterpurukan atas kejadian bencana ini,” jelas Aam.

Dihubungi terpisah Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman mengungkapkan, terhitung sepekan dari kejadian bencana, pihaknya mencatat data teranyar korban terdampak banjir bandang Cicurug, mencapai 1.107 jiwa. Jumlah tersebut merupakan data keseluruhan yang masuk hingga pertanggal Sabtu (26/09/20).

“Jumlah sementara tersebut, terdata mulai hari pertama hingga sekarang pendataan yang masuk ke Posko BPBD. Sementara, bangunan yang rusak bertambah mencapai 327. Beberapa fasilitas umum seperti satu unit mushola mengalami rusak ringan, satu bendungan rusak berat dan tujuh jembatan rusak berat maupun ringan, satu ruko rusak berat, dan satu unit TPT rusak berat,” tandas Maman.

Reporter : Indra Sopyan*