Meski Sering di Ingatkan, Calon Penumpang Pajampangan Masih Kerap Memaksakan Naik Diatas Elf

157
Walaupun sudah sering diimbau oleh petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, agar para calon penumpang angkutan umum Elf Pajampangan agar tidak memaksakan naik diatas atap kendaraan.

SUKABUMI I Namun hingga saat ini, masih saja banyak calon penumpang pajampangan nekad serta tidak mengindahkan imbauan petugas tersebut. Padahal dengan naik diatas kendaraan sangat membahakan keselamatan jiwa.

“Sebenarnya kami petugas dilapangan sudah sering mengimbau agar para calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan menuju pajampangan untuk tidak memaksakan naik diatas body kendaraan angkutan elf. Sayang imbaun itu, tidak digubris para calon penumpang dan banyak penumpang tetap membandel, ” kata Heru petugas Dishub Kabupaten Sukabumi, saat di temui di Terminal Jubleg, Kabupaten Sukabumi.

Memang sampai saat ini, kata Heru belum ada laporan kecelakaan, namun tindakan para penumpang seperti itu mengancam keselamatan mereka. Oleh sebab itu, pihaknya selalu terus menerus mengimbau mereka agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama menggunakan angkutan umum (Elf) jurusan pajampangan.

Loading...

“Bagimana pun menempuh perjalanan di atas atap kendaraan sangat dilarang oleh UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas. Selain itu, tindakan tersebut membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban berlalulintas serta menimbulkan kengerian bagi warga yang melihatnya maupun penumpang pajampangan lainya,” jelas dia.

Lebih-lebih lagi, kata Heru perjalanan ke wilayah pajampangan itu sangat jauh dari puluhan kilometer hingga sekitar 100 kilometer. Tentunya, daya tahan tubuh dan stamina seseorang yang naik ke atap kendaraan akan drop selama menempuh perjalanan sejauh itu.

“Untuk itu kami terus mengimbau kepada para penumpang, sopir, awak kendaraan, dan pemilik angkutan umum jurusan pajampangan agar tidak menaikan penumpang di atap kendaraan. Kami sebagai petugas lapangan hanya bisa melarang penumpang maupun pengemudi saat akan berangkat dari terminal. Mereka yang berada di atap kendaraan selama dalam perjalanan berangkat maupun sebaliknya sulit dikontrol,” katanya.

Dijelaskan dia, ditambah medan jalan menuju Pajampangan dipenuhi tanjakan dan jalan menurun serta kelokan-kelokan menukik sangat tajam. Kondisi jalan seperti itu, tambahnya, sangat rawan kecelakaan bagi penumpang yang nekat duduk di atas atap kendaraan.

“Kalau tidak segera diantisipasi dikhawatirkan akan menimbulkan potensi kecelakaan lalulintas yang menimpa si penumpang angkutan Elf jurusan pajampangan, ” kata Heru.

Sekedar informasi, dari Terminal Jubleg, angkutan umum jenis Elf melayani penumpang pajampangan untuk rute Purabaya, Sagaranten, Cidolog, dan Tegalbuleud di Kabupaten Sukabumi. Hingga Cijati, Takokak berbatasan Cianjur Selatan.(Red*)

Meski Sering di Ingatkan, Calon Penumpang Pajampangan Masih Kerap Memaksakan Naik Diatas Elf 1

Meski Sering di Ingatkan, Calon Penumpang Pajampangan Masih Kerap Memaksakan Naik Diatas Elf 2

loading...