Mobil Pick Up Terbakar di Area SPBU di Cianjur, Pertamina Ingatkan Konsumen Patuhi Aturan

62
Pick Up
Foto Ilustrasi Mobil Pick Up Terbakar di Area SPBU Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
CIANJUR-jawabarat.indeksnews.com – Insiden terbakarnya mobil carry pick up di SPBU 34.43225 Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 23 Oktober 2020 lalu, sudah ditangani PT. Pertamina dengan baik. Sejak Jumat (23/10/20) pagi.

Setelah insiden terbakarnya mobil pick up di SPBU 34.43225 Warungkondang, Kabupaten Cianjur, kini sudah beroperasi kembali untuk melayani masyarakat. Namun PT Pertamina (Persero) kembali mengingatkan kepada konsumen agar selalu mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan selama berada di area SPBU.

Unit Manager Communication, Relation & CSR Marketing Operation Region III Eko Kristiawan mengatakan, SPBU merupakan area berbahaya apabila konsumen tidak mengindahkan keselamatan.

Lanjut Eko, di kawasan SPBU telah dipasang tanda-tanda untuk menjaga keamanan bersama, seperti imbauan untuk tidak membawa barang berbahaya yang dapat memicu terjadinya api, mematikan mesin kendaraan jika ingin mengisi bahan bakar, serta tidak melakukan panggilan telepon.

“Kami mengingatkan konsumen agar selalu memperhatikan peraturan keselamatan selama berada di area SPBU. Juga tidak mengisi BBM selain ke tangki kendaraan dan tidak memodifikasi tangki BBM,” ujar Eko Kristiawan.

Eko menjelaskan, mobil carry pick up yang terbakar terindikasi merupakan pengecer LPG ilegal, karena tidak terdaftar sebagai kendaraan pangkalan resmi LPG Pertamina. Padahal saat pengisian BBM, mobil carry tersebut membawa muatan lebih dari 30 tabung gas LPG.

“Kami ingatkan semua konsumen untuk memastikan keamanan kendaraannya sebelum memasuki area SPBU, terutama benda pemicu kebakaran,” katanya.

Selain itu, Eko menambahkan, konsumen saat ini harus memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Diantaranya, menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan setelah bertransaksi di fasilitas yang telah disediakan.

“Untuk mempermudah, Pertamina menyediakan sarana pembayaran elektronik untuk konsumen yang ingin bertransaksi nontunai supaya menghindari kontak fisik. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pulau pompa di SPBU Warungkondang juga tidak mengalami kerusakan. Kami juga mengapresiasi tindakan Operator SPBU yang cepat tanggap dalam keadaan darurat di Call Center 135,” tandasnya.**