Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande Belum Usai, Ratusan Hektar Sawah Krisis Pasokan Air

222
Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande, sampai saat ini belum selesai pengerjaan. Hal tersebut menimbulkan lahan milik para petani di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Jawa Barat, krisis pasokan air.

BANDUNG I Informasi yang dihimpun, dampak normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande yang saat ini belum usai. Berdampak besar pada kebutuhan air puluhan bahkan ratusan hektar lahan pertanian.

Seperti halnya, yang dirasakan sejumlah petani di Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mereka mengaku kebingungan ketika suplai air kesawahnya tak tercukupi. Para petani berharap, pembangunan normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande cepat terealisasi, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan normalisasi.

“Kami berharap kepada Pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan dam yang berfungsi untuk menyalurkan air dari Sungai Cimande ke lahan pertanian padi, agar lahan garapan pesawahan kami tidak jadi korban, dampak dari pembangunan normalisasi ini,” keluh H. Jana salah seorang petani di bantaran Sungai Cimande Desa Sukamulya, Selasa (07/07/20).

Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande Belum Usai, Ratusan Hektar Sawah Krisis Pasokan Air 1
Foto : Petani Saat Menunjukkan Saluran Air Menuju Lahan Pesawahan Milik Petani,

Ia mengungkapkan, setelah ada pengerjaan normalisasi Sungai Cimande, pasokan air tertutup oleh bantaran Sungai Cimande. Sampai saat ini belum ada upaya dari unsur terkait atas keluhan para petani.

“Kami mendesak kepada unsur terkait untuk dilakukan penataan kembali, ini juga paralon yang kita pasang, merupakan inisiatif para petani. Paralon yang dipasang pun belum berfungsi dengan baik karena harus ada pembangunan dam guna menahan aliran air,” kata Jana.

Jana menuturkan, saat memasuki musim kemarau debit air otomatis menyusut, aliran air sungai pun kecil sehingga ujung paralon yang berfungsi untuk menyalurkan air tidak terjangkau air sungai yang mengalir.

“Perlu ada pembangunan dam, supaya air bisa disalurkan ke lahan pertanian padi melalui paralon yang sudah dipasang para petani. Dam ini nantinya bisa dimanfaatkan juga untuk mengairi lahan pertanian di lima desa, yakni Desa Sukamulya, Haurpugur, Jelegong, Cangkuang dan Desa Linggar,” kata dia.

Reporter : Japar**

Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande Belum Usai, Ratusan Hektar Sawah Krisis Pasokan Air 2

Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande Belum Usai, Ratusan Hektar Sawah Krisis Pasokan Air 3Normalisasi Sungai Cikijing dan Cimande Belum Usai, Ratusan Hektar Sawah Krisis Pasokan Air 4