Pembelajaran Tatap Muka Ingin Segera Dilakukan, Ini Kata M. Solihin?

39
Pembelajaran
Foto Dokumentasi
SUKABUMI-jawabarat.indeksnews.com Kunci untuk kembali melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah dan lembaga pendidikan diwilayah Kota/Kabupaten Sukabumi, jadi tanggungjawab bersama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.

Untuk merealisasikan pembelajaran tatap muka kembali dibuka, tanpa kebersamaan dan kepedulian semua pihak, upaya menekan angka penyebaran Covid-19 diyakini virus asal Wauhan Cina ini sulit di hilangkan. Apalagi arena Sukabumi baik kota maupun kabupaten masih berada di zona orange pada peta risiko Covid-19.

Berdasarkan aturan bersama 4 kementrian, daerah yang sudah bisa menggelar belajar (sekolah) tatap muka jika sudah berada di zona kuning (rendah) atau hijau (tidak terdampak).

Loading...

“Sukabumi masih di zona oranye, maka rencana penetapan sekolah tatap muka kami harusa tangguhkan. Hingga kita bisa mencapai zona kuning bagusnya lagi di zone hijau,” ujar Muhamad Solihin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Lanjut Solihin, saat ini lembaga pendidikan di Kabupaten Sukabumi tengah mempersiapkan memenuhi daftar periksa protokol kesehatan, sarana penunjang, seperti sanitasi, sistem shif dan lainnya.

“Kalo sudah masuk zona kuning atau hijau, sekolah tatap muka bisa langsung dilakukan, maka dari itu ini sudah jadi tanggungjawab bersama,” kata M Solihin.

Menurut Solihin, lembaga pendidikan di bawah naungan Disdik Kabupaten baru mencapai 50 persen sekolah yang sudah memenuhi daftar sarana penunjang Protokol Kesehatan.

Sementara untuk BDR daring (online), data disdik menunjukkan lebih dari 45 persen sudah mengakses bantuan pemerintah terkait kuota internet.

“Artinya BDR maupun tatap muka kita sudah mempersiapkannya dengan baik,” tandas M Solihin.**