Pembentukan Pansus Covid-19, Ini Komentar Fraksi Demokrat dan Golkar

196
Banyaknya kisruh dalam menyaluran anggaran penanganan Covid-19. Berujung DPRD Kabupaten Sukabumi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Covid-19.

SUKABUMI I Keputusan Pansus dibentuk melalui Rapat Paripurna dengan anggota Badan Musyawarah (Banmus) yang digelar baru ini. Namun, ada dua fraksi yang tidak mengutus wakil masuk kedalam Tim Pansus Covid-19, diantaranya Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

“Ya, Fraksi partai kami (Demokrat) tidak mengirimkan anggota fraksi masuk ke Pansus. Dengan berbagai alasan. Pertama bahwa Demokrat adalah sebagai partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati 2015-2020, yang tentunya masih konsisten untuk mendukung program yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Badri Suhendi Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sukabumi, kepada wartawan.

Loading...

Pembentukan Pansus Covid-19, Ini Komentar Fraksi Demokrat dan Golkar 1

Alasan kedua, kata Badri, partai Demokrat memandang bahwa ini belum saatnya dilakukan, karena pelaksanaan program anggaran Covid-19 ini masih berjalan belum selesai secara penuh.

“Pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini kan masih berjalan. Jadi menurut kami belum menemukan hal-hal yang sifatnya pelanggaran ataupun diluar konteks aturan,” kata Badri.

Lanjut Badri, alasan ketiga, Fraksi Demokrat belum menerima keluhan ataupun pengaduan dari masyarakat secara umum ataupun secara spesifik terkait penggunaan anggaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi.

Pembentukan Pansus Covid-19, Ini Komentar Fraksi Demokrat dan Golkar 2

“Tentunya ini perlu waktu, dan beri kesempatan kepada Pemda untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana anggaran untuk menjalankan program-program antisipasi atau langkah-langkah antisipasi terkait dengan pencegahan Covid-19 ini. Intinya berikan waktu dan luang untuk mereka untuk menuntaskan program ini,” jelas Badri.

Badri menuturkan, program yang dilakukan Pemda baik Provinsi maupun Pusat itu belum selesai. Menurutnya, Pansus Covid-19 ini dinilai kurang tepat untuk dilakukan sekarang. Tetapi walaupun demikian, Fraksi Demokrat memberikan apresiasi dan support, juga mendukung Pansus.

“Dengan adanya Pansus Covid-19 ini bisa memberikan wawasan dan pandangan kepada semua pihak, apabila menemukan hal-hal yang diluar konteks menyalahi aturan,” pesannya.

Pembentukan Pansus Covid-19, Ini Komentar Fraksi Demokrat dan Golkar 3
Foto : Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar, Sylvie Gustiana Derin, (FB/Sylvie Gustiana Derin)

Hal serupa disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Sylvie Gustiana Derin, bahwa semua unsur sudah ada yang mewakili baik dari Muspida, APH, dan Anggota DPRD yang juga menjadi anggota Gugus Tugas penanganan Covid-19, dari sisi pengawasan atau pun anggaran.

“Jadi pembentukan Pansus ini, saya rasa kurang tepat. Kecuali kalau memang ada hal yang krusial dalam penyalahgunaan anggaran Covid-19 ini baru diadakan Pansus ini,” singkat politisi wanita muda besutan partai berlambang pohon beringin.(Red/Ob)

Pembentukan Pansus Covid-19, Ini Komentar Fraksi Demokrat dan Golkar 4

 

loading...