Pengusaha Keturunan Tionghoa di Tasimalaya Hibahkan Lahan 1 Hektar untuk Pemakaman Jenazah Corona

287
Keturunan Tionghoa
Pengusaha keturunan Tionghoa asal Kota Tasikmalaya hibahkan lahan miliknya seluas 1 hektare untuk dijadikan area pemakaman khusus jenazah corona asal daerah setempat, Senin (6/4/2020).

Pengusaha keturunan Tionghoa bernama Tjandra Tjahjadi dan Tjong Djun Mien ini langsung menyerahkan lahan tersebut kepada Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

Lokasi tanah tersebut cukup jauh dari permukiman warga namun lokasinya di dekat bangunan krematorium Kampung Cisapi, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

“Berawal dari kondisi adanya penolakan jenazah corona beberapa waktu lalu, Yayasan Bhakti yang salah satu pengurusnya Ko Acong tergugah hatinya untuk menghibahkan lahan 1 hektare di Cisapi, Kawalu, dijadikan pemakaman khusus corona,” ujar pengurus Yayasan Bhakti sekaligus Anggota DPRD dari Partai Nasdem Kota Tasikmalaya, Tjahja Wandawa, Senin (6/4/2020)

Loading...

Penyerahannya dilaksanakan Sabtu malam saat pertemuan pengusaha keturunan Tionghoa dengan  Wali Kota Tasikmalaya. Selain pemakaman jenazah corona, lahan kosong satu hektare itu diperuntukkan untuk kuburan orang tidak dikenal.

Diperkirakan, lahan tersebut mampu menampung 1.000 makam dan bisa dipakai secara gratis. Tjahja menambahkan, proses selanjutnya untuk penataan atau nantinya akan dibuat jalan khusus akan diserahkan ke Pemkot Tasikmalaya.

“Memang luas lahan berupa gunung tersebut itu berdekatan dengan krematorium lokasinya dan jauh dari permukiman masyarakat. Sedangkan, lahan tersebut ke depannya akan dibuatkan jalan menuju lokasi atau lainnya, semuanya itu urusan pemerintah daerah karena Yayasan Bhakti hanya bisa memberikan lahan, terutama untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Bhakti Kota Tasikmalaya Tjandra Tjahjadi mengatakan, pihaknya telah memberikan lahan satu hektare kepada pemerintah daerah untuk 1.000 makam untuk korban virus corona.

Sehingga, jika nantinya ada kasus serupa, jenazah corona tak akan kesulitan lagi mencari tempat pemakaman, dan tak akan ada lagi penolakan dari berbagai pihak.

BACA JUGA:  Drs Baban Banjar: Tidak ada Kata Libur Untuk Perangi Covid 19

“Kami secara sukarela menyerahkan lahan itu kepada pemerintah daerah agar digunakan oleh masyarakat, tetapi lahannya khusus para korban corona dan orang tidak dikenal. Jadi pemerintah daerah nantinya tak akan kesulitan dalam melakukan penguburannya,” tandasnya.

loading...