Pergerakan Tanah Kembali Menghantui Warga Curugkembar Sukabumi

71
Tanah
Foto Dokumentasi BPBD Kabupaten Sukabumi Lokasi Longsor di Kecamatan Curugkembar.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com – Bencana longsor dan pergerakan tanah menerjang Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (15/11/20) sore. Bencana terjadi diakibatkan curah hujan mengguyur wilayah tersebut satu pekan terakhir.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pergeseran tanah yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tepatnya di Kampung Sindangsari RT 02/06 itu berdampak pada terputusnya akses jalan desa satu-satunya. Akibatnya, jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua apalagi roda empat.

“Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 300 kepala keluarga yang menggunakan jalan desa terancam terisolir,” kata Herry Sobar Winara Kepala Desa Cimenteng, Senin (16/11/20).

Selanjutnya, tanah longsor terjadi di Kampung Pataruman RT 03/05 dan sempat mengganggu aktivitas warga karena longsor menimpa rumah warga yg berlokasi Kampung Pasirbanera RT 02/04.

“Bencana longsoran sampai saat ini menjadi kekawatiran warga, hingga masyarakat mengalami kerugian materi hingga ratusan juta rupiah,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani mengatakan, BPBD bersama para relawan langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk bersama-sama warga mengatasi dampak longsor.

”Ada beberapa lokasi longsor yang harus segera ditangani, karena kalau dibiarkan bisa membahayakan warga,” katanya.

Dengan kejadian tersebut, Anita menghimbau kepada warga Cimenteng yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk mulai meningkatkan kewaspadaan.

”Curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Sukabumi sejak sepekan ini, untuk itu BPBD berharap kepada semua warga bisa meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan segera melaporkan kejadian sekecil apapun potensi kejadian bencana,” pungkas Anita.**