Polisi dapat Reward dari Kapolresta Bandung

Selamatkan 3 orang nyawa yang terancam

199
Bripka Ganda polisi yang menyelamatkan mobil terperosok ke jurang saat diberi penghargaan. (Istimewa)
Atas aksinya mengevakuasi Mobil Terperosok ke Jurang, Bripka Ganda Mendapatkan Reward dari Kapolresta Bandung. 
BANDUNG, Indeks Jabar | Reward yang diberikan kepada Bripka Ganda karena polisi ini menyelamatkan 3 orang nyawa manusia dalam peristiwa kecelakaan terjunnya Toyota Kijang ke jurang.
Dimana peristiwa terjunnya mobil Innova berpenumpang 3 orang ke jurang sedalam 6 meter di Jalan Talapok Kuda, Desa Patengan Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung pada 1 Desember 2019 lalu.
BACA Info Polisi : Jual Beli Senjata Ilegal 9 Senpi dan ratusan butir peluru diamankan polisi
Disebabkan karena pengemudinya mengantuk dan keadaan itu diperparah dengan kurangnya penerangan jalan di lokasi tersebut.
“Si penumpang (anaknya) mobil sempat berteriak-teriak kepada sopir (ayahnya) karena mobil mulai tidak terkendali, ketika akan terjadi kecelakaan tersebut,” kata Bripka Ganda saat dimintai keterangan oleh Wartawan, Selasa (24/12/2019) kepada wartawan.
BACA Info Polisi : Polri Umumkan Hasil Penyelidikan Kasus Novel Baswedan akhir tahun ini..
Bripka Ganda itu menceritakan kronologi kejadian yang mengakibatkan 3 orang luka ringan itu bermula saat mobil berjalan dari Patengan Rancabali yang saat itu masih dini hari sekira pukul 01.30 WIB.
Kedua wilayah tersebut masuk wilayah perkebunan teh yang mempunyai medan jalan naik turun dan berkelok sementara tanjakan tajam ada di depannya. Mobil Toyota Innova hitam bernopol D 1743 QF itu berisi 3 penumpang yang masih satu keluarga, ayah dan anak.
Mereka rencananya akan hendak pulang ke rumah mereka yang tinggal di Majalaya Kabupaten Bandung, namun saat melintas di jalanan tanjakan Talapok Kuda Patengan Desa Patengan, mobil tiba-tiba masuk ke jurang ketika kendali stir mobil tidak terkendali dan mulai oleng ke arah kiri jurang karena sopir dalam keadaan mengantuk.
Sopir, Ait Sapari (49), langsung berteriak saat menyadari mobil tak bisa dikendalikan lagi.
“Karena mobil tak bisa dikendalikan, sopir membanting setir ke kiri, yang akhitnya mobil pun terperosok ke jurang,” kata Ait.
Namun upaya itu malah berakibat fatal. Mobil pun dengan bebas meluncur terjun ke jurang sedalam 6 meter. Mobil itu sempat menerjang pepohonan setinggi 8 meter dan berjungkir balik sebelum berhenti dalam keadaan terguling.
“Jalan yang dilalui memang mempunyai lekukan tajam. Warga setempat menyebutnya tikungan kagok,” lanjut warga sekitar.
Para penumpang segera dievakuasi. Untuk sementara para korban ditempatkan ke tempat yang lebih aman, saat itu ada sebuah bangunan sederhana halte perkebunan teh untuk mengangkut hasil petikan teh.
“Talapok Kuda letaknya ini lebih tidak jauh dari wisata Pemandian Air Walini (hot spring walini). Kalau ke Taman Kota Ciwidey butuh waktu 45 menit perjalanan dengan jarak Lk 11 km,” lanjut Bripka Ganda.
Informasi kronologi dan data para korban selamat yang masih ada di tempat kejadian telah didapat oleh Bripka Ganda yang saat itu ditemani oleh teman kerjanya Aiptu Edi S dan Brigadir Rian.
Jika memungkinkan, para korban tersebut akan langsung dirujuk ke puskesmas terdekat yang ada di Alamendah. Sementara itu, mobil yang ada di dasar jurang sudah dievakuasi.
“Saya pikir ini mukjizat. Kecelakaan seperti itu dimana sopir mengantuk dan stir mobil tidak terkendali akhirnya masuk jurang juga, namun korban masih selamat dan tidak menelan korban jiwa (meninggal dunia).
Saat itu korban ini shock serta kedinginan karena cuaca yang di Rancabali ini cukup ekstrem berkisar diantara 10°C – 15°C.
Saya pun bergegas mencari air putih dan minuman bandrek khas Ciwidey untuk menghangatkan tubuh mereka sekalian makan kemudian si sopir mengeluh karena tidak bisa bayar minum, makan.
Saya jawab udah ini dibayar sama saya aja serta bayar mobil derek dan mengganti kerugian mobil tersebut. Saya pun memberikan pinjaman kepada sopir itu (Ait) sebesar Rp 5 juta ,” tandas Ganda.
Dengan kejadian tersebut Bripka Ganda pun mendapatkan Reward (penghargaan) dari Kapolresta Bandung AKBP Hendra Kurniawan, S.I.K karena telah menunjukan sebagai anggota yang patut untuk dicontoh jajaran anggota Polresta Bandung.
Karena telah membantu masyarakat dengan ikhlas tanpa melihat siapa mereka dan rela meminjamkan uang untuk korban kecelakaan mobil tersebut agar bisa meringankan bebannya.
Pada kesempatan yang sama, disaat jajaran Polresta Bandung melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Ibu. Bripka Ganda pun diberikan apresiasi yang dihadiri oleh anggota Se-Polresta Bandung.***
BACA JUGA:  Dua Calon Ketua Peradi Siap Bertarung
Loading...
loading...