Program DK 2020 Fokus Untuk Pembangunan Irigasi, Warga dan Petani di Sukakarya Sumringah

53
program
Foto Dokumentasi : Maulana saat meninjau kondisi saluran irigasi usai turun hujan.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com_ Penyaluran dan pelaksanaan program DK (Dana Kelurahan) tahun anggaran 2020, di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Wardoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

Pantauanan dilapangkan, pelaksanaan yang difokuskan pada pembangunan perbaikan fisik (saluran irigasi) di Kampung Babakan, meliputi RT 01 RW 5, 6, 12 dan RW 13, Kelurahan Sukakarya, dikerjakan dengan swadaya masyarakat dan di komandoi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) terealisasi sesuai aturan yang ditetapkan.

“Realisasi penyerapan dana kelurahan yang dikucurkan sebesar Rp 200.000 juta, kami sebagai pelaksana dibantu masyarakat, usai sesuai rencana anggaran belanja (RAB). Ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak,” kata Maulana Saeful Ketua UPL, saat di sambangi dikediamannya, Senin (11/01/21).

program
Foto Dokumentasi.

Maulana mengungkapkan, dalam hitungan RAB untuk saluran irigasi dengan ukuran panjang 800 meter lebar 80 centimeter yang telah dilaksanakan, dinilai sangat baik oleh pihak kelurahan maupun dinas terkait.

“Alhamdulillah, dapat langsung dirasakan oleh masyarakat disini, khusus pasokan air untuk hamparan lahan persawahan jadi lancar, padahal sebelumnya sering tersendat akibat aliran kerap tersumbat tumpukan sampah kiriman saat hujan deras,” papar Maulana.

Maulana berharap, program yang sudah dilaksanakan saat ini (DK) di Kelurahan Sukakarya, berkelanjutan sebagai pedoman dalam melakukan pengelolaan dan penggunaan anggaran yang bersumber dari dana kelurahan, maupun program yang bersumber Pemerintah Pusat/Provinsi, bisa menyempurnakan pembangunan sarana prasarana lainnya.

“Atas nama masyarakat, kami apresiasi dan ucap terimakasih, kepada pemerintah atas adanya program-program pembangunan, tentunya harus bisa dilaksanakan dan di manfaatkan sebaik mungkin,” harap Maulana.

Sementara itu H Ahmad (56) warga Kampung Babakan menilai, program pembangunan saluran irigasi dari penyerapan dana kelurahan, diakui dirasakan besar manfaatnya untuk lahan sawah yang ia garapnya.

“Setelah adanya saluran irigasi yang berbeda di sepanjang lahan sawah ini, pasokan air untuk pesawahan tidak lagi mengalami kendala. Sebelumnya, sering dipusingkan ketika aliran air mendadak tersumbat oleh keberadaan sampah, sekarang dipastikan lancar dan terlihat tertata,” singkat H Ahmad.

Program DK 2020 Fokus Untuk Pembangunan Irigasi, Warga dan Petani di Sukakarya Sumringah 1

Sementara itu, Ketua Lembaga Analisia dan Transparansi Anggaran Sukabumi (Latas) Sukabumi Raya, Febriansyah menambahkan, dalam pelaksanaan atau penyerapan program pemerintah pusat, provinsi maupun daerah, harus bisa dimanfaatkan untuk perkembangan pembangunan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semua perlu adanya kesinambungan antara semua pihak, untuk mengevaluasi kinerja (pelaksana) yang sebelumnya perlu disempurnakan, dengan program-program yang sudah disiapkan, dapat dimonitor dengan baik. Sebab hingga saat ini, ampir seluruh Program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kota bermuara di kelurahan dan melibatkan swadaya masyarakat, ini harus disambut dan dirasakan oleh masyarakat tentunya,” singkat dia.

Wakil Walikota Sukabumi Andri Hamami mengharapkan, pelaksanaan dalam pengucuran dana yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi maupun kota di 2021, dapat berjalan dengan baik dan lancar. Demikian pula pengelolaan dan penggunaan dana tersebut dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

“Sehingga Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan serta Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan di Kota Sukabumi, dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sesuai harapan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat,” tandas Andri.**(CR-2/Lan)

 

Program DK 2020 Fokus Untuk Pembangunan Irigasi, Warga dan Petani di Sukakarya Sumringah 2