Proyek Puskesmas Baros Disoal, Dinkes Cemaskan Kualitas Kontruksi

859

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, mengakui waktu pelaksanaan pada Proyek Puskesmas Baros, melewati batas kerja yang disepakati Kontrak.

Sukabumi I Sekretaris Dinkes Kota Sukabumi, Yudi Yustiawan, tidak menampik banyaknya sorotan dari sejumlah pihak, yang menyoal sisi tahapan yang telah dilanggar pihak rekanan dalam pelaksanaan pekerjaan Proyek Puskesmas Baros.

“Ya, ini sudah jadi banyak sorotan sejumlah pihak, mulai dari proses pelelangan yang sempat gagal sudah banyak yang menyoal,” kata Yudi Yustiawan, saat disambangi diruang kerjanya, Kamis (09/01).

Loading...

Dinkes selaku pengguna layanan (User), menghawatirkan berdampak pada kulitas Kontruksi Puskesmas Baros kurang baik, di sebabkan dikejar target pelaksanaan Pembangunan sesuai kontrak yang disepakati pihak pemenang tender.

“Kami hanya sebagai penguna User, wajar kalo ada kekwatiran dari sisi kualitas bangunan nantinya, kalo ada apa_apa kita (Dinkes) juga yg di rugikan, otomatis masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan juga di rugikan,” seloroh Yudi

Pihaknya tidak bisa lebih jauh menyikapi persoalan tahapan Proyek Puskesmas Baros. Tetapi, dinas sendiri tidak tinggal diam, terus melakukan pemantauan dan mengawasi proses pembangunan Proyek Pembangunan Puskesmas Baros hingga dipastikan usai 100 persen.

“Pengendalian sendiri ada di PPK sebagai pembuat kesepakatan kontrak. Sekali lagi buka artinya kita tinggal diam tanpa ada upaya komunikasi, konsultan melayangkan teguran sebelum kontak pekerjaan akan habis,” jelas Yudi.

Setelah surat tembusan dilayangkan konsultan sebelum melewati batas kerja yang sudah ditentukan, Yudi mengaku, sudah di respon oleh pihak rekanan maupun PPK. Pihaknya, berharap setelah surat teguran ditanggapi, itu dijalankan sesuai dngan apa yang di sarankan sesuai isi dalam surat peringatan.

“Saat ini Dinkes berupaya bagai mana program yang dicanangkan Pemkot, agar bermanfaat dan cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kedepannya kami menekankan kepada teman_teman, terutama mengukuti proses lelang itu agar tidak di tunda, dan dilakukan awal tahun sudah harus di lelangkan. Untuk menghindari hal seperti yang dialami Proyek Puskesmas Baros,” tandasnya.

BACA JUGA:  Cirebon Geger, Pemulung Temukan Lima Bom Aktif
loading...