Ratusan Massa Cianjur Tolak RUU Omnibus Law

250
Ratusan massa dari sejumlah organisasi mahasiswa dan buruh di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar aksi demo menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law di depan Kantor DPRD Cianjur, Jumat (17/07/20).

CIANJUR I Ratusan massa dari aliansi mahasiswa dan buruh melakukan aksi demontrasi damai, menuntut beberapa pasal yang ada di dalam Omnibus Law yang dinilai merugikan masyarakat khususnya para buruh di Indonesia.

Muhammad Zakaria, salahsatu perwakilan aksi menilai, ada 11 pasal yang dikritisi dalam RUU Omnibus Law. Namun massa hanya menyuarakan tiga saja pada aksi demo massa tolak omnibus law, yaitu pendidikan, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup.

“Dengan munculnya omnibus law kami rasa bakal sangat merugikan. Sebab dalam RUU itu, tidak ada buruh tetap yang dituangkan. Pertama tidak ada buruh tetap yang ada cuma outsourcing. Serikat buruh jadi tidak bermanfaat hak-hak serikat buruh untuk mendorong buruh untuk mendapat hak itu tidak akan ada di omnibus law,” lantang Muhammad Zakaria yang juga Ketua HMI Cabang Cianjur.

Pada bagian pendidikan, Zakaria secara lantang mengkritik investasi yang tertera dalam RUU Omnibus Law. Dia mempertanyakan kenapa PT bisa mendirikan lembaga pendidikan universitas.

“Dalam dunia pendidikan kami mengkritik sisi investasi, kenapa harus pihak swasta yang mendirikan universitas. Yang diutamakan di omnibus law itu PT jadi PT itu bisa mendirikan universitas. Kenapa tidak mengerikan universitas,” kata Zakaria.

Sementara itu, Zakaria juga mengkritisi bagian lingkungan hidup, dengan adanya RUU Omnibus Law ini, bakal menimbulkan kisruh atau pengrusakan terhadap lingkungan dan itu akan mudah terjadi ketika RUU Omnibus Law disahkan.

“Kita juga mengkritisi bagian lingkungan hidup untuk investasi ini, karena tadi untuk pengamanan investasi itu adalah amdal, maka di omnibus law amdal dihapus. Jadi bakal timbul pengrusakan lingkungan diyakini bisa terjadi di omnibus law,” cetus dia.

Dalam hal tersebut, Zakaria berharap, pemerintah baik eksekutif dan legislatif bisa segera merevisi atau mengkaji lagi RUU Omnibus Law ini. Juga segera menanggapi protes yang disuarakan mahasiswa dan buruh.

“Harapan kami untuk eksekutif dan legislatif segera merilis apa yang dituntutkan massa aksi untuk segera dideklarasikan menolak RUU Omnibus Law.” pungkas Zakaria. (Cianjurtoday/Red)

Ratusan Massa Cianjur Tolak RUU Omnibus Law 1

Ratusan Massa Cianjur Tolak RUU Omnibus Law 2