Rembuk Stunting Di Cicalengka Kabupaten Bandung

Upaya Cegah Stunting dan Kematian Ibu dan Anak

651
Dr. Elis Tim kesehatan Puskesmas Cicalengka saat menyampaikan stunting pada rembuk stunting di aula kecamatan Cicalengka Senin (30/12).

Table of Contents

Guna mewujudkan anak sehat, cerdas, dan berprestasi harus ada upaya pencegahan stunting dan kematian ibu dan anak, untuk mewujudkannya diperlukan inovasi, langkah awal salah satunya rembuk stunting.
BANDUNG, IndeksNews Jabar | Stunting merupakan pertumbuhan anak yang terganggu karena disebabkan berbagai faktor. Bisa dari makanan, lingkungan keluarga dan pola hidup ibu pada saat hamil dan menyusui.
Rembuk Stunting adalah salah satu kegiatan yang diselenggarakan pemerintah Kecamatan Cicalengka melalui seksi pemberdayaan masyarakat desa, sebagai langkah awal untuk pencegahan stunting.
Rembuk Stunting Di Cicalengka Kabupaten Bandung 1
Camat Cicalengka foto bareng bersama peserta sosialisasi stunting dan Rembuk Stunting TPID Kecamatan Cicalengka yang di gelar Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Senin (30/12).
Dalam rembuk stunting, di isi dengan presentasi dari dinas kesehatan melalui Puskesmas Cicalengka, TPID Kecamatan Cicalengka dan Jajaran pendamping desa.
Diutarakan Camat Cicalengka H. Entang Kurnia dalam giat adalah upaya untuk perawatan kesehatan ibu hamil dan anak.
“Perlu ada inovasi pemberian makanan terhadap anak, Untuk memberikan gizi yang baik kepada anak,” ungkap Camat Entang dalam Rembuk Stunting Senin (30/12) di aula Kecamatan Cicalengka.
Selain kesehatan, lanjut camat perlu diperhatikan sanitasi lingkungan rumah keluarga, “Salah satunya asap rokok di rumah karena ventilasi udara yang kurang, dapat menjadi faktor penyebabnya,” ungkapnya.
Sebagai upaya mencegahnya, pemerintah kecamatan Cicalengka menggelar kegiatan rembuk stunting, Senin (30/12).

Rembuk Stunting Di Cicalengka Kabupaten Bandung 2

Masalah lain adalah penanganan sampah, imbuh camat, di lingkungan rumah perlu ada penampungan sampah yang representasi.
Serta perlu adanya penataan lingkungan rumah dengan menanami tanaman yang dapat memberikan udara segar terhadap rumah.
“Kami bersama Tim inovasi desa akan melakukan pembentukan rumah desa yang sehat, untuk mencegah stunting,” katanya seraya membuka kegiatan tersebut.
Pelaksana kegiatan Heni Sri Wardani, S.Sos, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Cicalengka, sebagai pelaksana kegiatan menyampaikan;
“Bukan hanya sosialisasi atau penyuluhan, kepada ketua kepala desa, TP PKk, ibu hamil, KPM, kita cegah stunting dan kematian ibu dan anak.”ungkap Heni.
Kegiatan di setiap inovasi yang harus serius dilaksanakan hari ini diikuti oleh para kepala desa, ketua PKK, KPM (kades pembangunan manusia), ibu hamil dan menyusui.
Sopian, Tim Pendamping Inovasi Desa ( TPID ) Kecamatan Cicalengka memaparkan; untuk kecamatan Cicalengka capturing pembangunan kecamatan Cicalengka adalah desa wisata.
“Capture program inovasi ini yang sudah inklud terkoneksi dengan program inovasi desa wisata sebelumnya, yang dicanangkan oleh bupati bandung,” ungkapnya.
Ia mencontohkan Desa Nagrog dengan taman Kehati nya yang sudah di dorong oleh program.
Nah, saat ini kita punya “Puncak Suji” yang berada di Desa Babakan Peuteuy Kecamatan Cicalengka.
“Kita berharap seluruh desa di Cicalengka mendukung dan mendorong upaya inovasi desa ini untuk mewujudkannya,” pungkasnya.
Menanggapi program nasional terciptanya 10000 desa wisata di Indonesia.***
loading...