Ridwan Kamil Pastikan KPU Jabar Bakal Gelar Simulasi Perhitungan Suara Secara Daring

33
Ridwan Kamil
Foto Dokumentasi : Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Kang Emil/RM)
BANDUNG,jawabarat.indeksnews.com-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyampaikan dalam waktu dekat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, akan melakukan simulasi perhitungan suara secara daring untuk meminimalisir potensi munculnya klaster penularan wabah virus Covid-19 diperhelatan Pilkada 2020.

“Kita juga akan menyimulasikan perhitungan suara secara digital, karena e-voting belum memungkinkan. Tapi, minimal perhitungannya secara digital, sehingga meminimalisir terlalu lamanya sekelompok orang diam di satu tempat yang sama,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (28/11/20).

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil Gubernur Jabar mengaku, Pemprov sudah menginstruksikan KPU Jabar, untuk mencegah adanya kontak fisik selama pelaksanaan pencoblosan Pilkada, hal tersebut upaya pencegahan penularan Covid-19. Pemprov akan berkomitmen menggelar Pilkada serentak 2020 dengan aman dan kondusif.

“Komitmen tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kita sudah menginstruksikan KPU untuk tidak boleh ada persentuhan tangan bahkan nanti tidak ada celup tinta, tapi tinta ditetes. Semua petugas juga wajib menjalani rapid test terlebih dahulu,” jelas Kang Emil.

Kang Emil berharap, kendati Pilkada serentak 2020 dalam situasi pandemi Covid-19, tingkat partisipasi masyarakat dipastikan tidak menurun.

“Kami menginstruksikan Pjs Bupati/Wali Kota agar mengantisipasi hal terburuk jika memang terjadi lonjakan, maka rumah sakit dan pusat isolasi harus sudah dipersiapkan terlebih dahulu,” papar Kang Emil.

Dihubungi terpisah Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok mengungkapkan, berdasarkan catatan terdapat 33.305 TPS yang tersebar pada delapan daerah dengan jumlah pemilih sebanyak 11,6 juta. Ada sekitar 299 ribu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Lanjut Kang Emil, setiap TPS, hanya akan ada 500 pemilih, akan tetapi pemilih yang hadir wajib memakai sarung tangan yang sudah disediakan, dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 3M dengan ketat.

“Area juga disinfeksi dulu bilik khusus sudah disimulasikan, jadi masyarakat harus dipastikan terlindungi dan terjamin keamanan kesehatannya agar tidak ragu untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. 48 Paslon Kepala Daerah sehat dari 50. Hanya 2 yang positif Covid-19 yaitu di Indramayu dan Depok,” ungkapanya.

Rifqi mengatakan, tahapan masa kampanye saat ini sudah memasuki kampanye iklan. Semua kampanye berjalan lancar dan tidak ditemukan klaster kampanye terselubung. Termasuk logistik kampanye juga harus dipastikan sudah berada di setiap kecamatan.

“Tahapan sejauh ini lancar sesuai protokol kesehatan, tinggal 10 hari lagi dan sekarang memasuki kampanye iklan, tidak ada klaster kampanye. Logistik sudah terpenuhi, petugas sortir lipat sehat semua dan posisi logistik sudah dipastikan ada di setiap kecamatan,” tandas Rifqi.**