Satpol PP Kota Sukabumi Obok Obok Tempat Kost, Belasan Pasangan Non Muhrim dan Obat Terlarang Diamankan

103
Satpol PP
Foto Dokumentasi (CR-1) : Jajaran Satpol PP Kota Sukabumi, TNI, Polri, Dinkes, saat menyisir tempat kos-kosan di sejumlah wilayah.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, bersama petugas gabungan TNI, Polri, Subdenpom, Kominda dan Dinas Kesehatan, melakukan razia tempat kos-kosan di sejumlah wilayah di Kota Sukabumi. Petugas berhasil mengamankan belasan pasangan bukan suami istri hingga obat-obatan terlarang.

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perda (Gakda) Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat, mengatakan operasi Non Yustisi bagian dari penegakan Perda Kota Sukabumi Nomor 8 Tahun 2017 tentang penataan tempat indekos/kos-kosan atau rumah kontrakan. Razia dilakukana untuk menyisir rumah kos-kosan yang berada di Kecamatan Cikole, Kecamatan Citamiang dan Kecamatan Warudoyong.

“Operasi Non Yustisi penataan tempat indekos ini dilaksanakan pada Jumat (20/11) kemarin, dari mulai pukul 20.00 WIB sampai 23.50 WIB. Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga tim dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan Protokol Kesehatan dan penegasan kepada pelanggar,” kata Ajat saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (21/11/20).

Lanjut Ajat, dalam operasi atau razia jajarannya menelusuri beberapa bagian rumah indekos, tim gabungan melakukan pengengecekan beberapa kamar kos-kosan serta meminta penghuni untuk menunjukkan indentitasnya, dan hasil operasi berhasil mendapat 15 pasangan yang bukan suami istri.

Satpol PP
Foto Dokumentasi (CR-1) : Salah satu penghuni kos-kosan kedapatan simpan senjata tajam jenis cerurit.

“Ada 15 pasangan yang terdiri dari 30 orang yang kita amankan dan akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Sementara itu berdasarkan hasil rapid test terdapat 1 orang yang reaktif Covid-19,” ungkap Ajat.

Masih kata Ajat, tak hanya megamanakn belasan orang yang buka mukrim atau bukan pasangan suami istri, dalam operasi rutin yang dilaksanakan oleh Satpol pp Kota Sukabumi dan tim gabungan, pihaknya berhasil mengamankan, barang bukti obat-obatan terlarang jenis tramadol hingga satu bilah senjata tajam.

“Kita juga mengamankan 1 botol miras, 1 buah senjata tajam, 10 strip obat tramadol dan sudah diamankan oleh Kepolisian Polres Sukabumi Kota, dan terakhir ada 30 buah KTP,” papar Ajat

BACA JUGA:  Pesantren Bakal Jadi Project PT MSDI Agribisnis Pertanian Syariah

Razia yang dilakukan Satpol PP bersama unsur terkait di Kota Sukabumi, kata Ajat adalah wujud dari implementasi, untuk mencipatakan Kota Sukabumi menjadi Kota Renyah (Religius Nyaman dan Sejahtera) sebagaimana yang selalu digaungkan oleh Wali Kota Sukabumi.

“Operasi Non Yustisi dilakukan untuk menciptakan Kota Sukabumi Religius Nyaman dan Sejahtera,” tandas Ajat.**(CR-1)