Sebagian Pengurus Pondok Pesantren Keluhkan Mekanisme Pencairan Dana PIP Untuk Santri

529

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) TA 2017 yang diperuntukkan bagi para santri di Kabupaten Sukabumi, hingga saat ini belum bisa dicairkan seluruhnya, hal itu disebabkan aturan mekanisme pencairan yang dikeluarkan oleh pihak Bank.

Sukabumi | Hal tersebut dikeluhkan sebagian pengurus pondok pesantren yang mendampingi para santrinya saat hendak mencairkan Dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Beberapa orang pengurus pondok pesantren saat diwawancara mengatakan, ” Aturan mekanisme pencairan yang dikeluarkan oleh pihak Bank, yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan dana PIP, dinilai sangat membingungkan, bahkan terkesan jadi menghambat pencairan. Padahal para santri yang didampinginya itu sebagai penerima bantuan dana PIP , Bahkan sebelumnya sudah di verifikasi dan masuk kedalam kategori keluarga tidak mampu/miskin ,” imbuh mereka senada.

Loading...

” Aturan yang dikeluarkan pihak bank, seolah-olah menghambat penyaluran dana PIP untuk para santri, padahal mereka sangat membutuhkan dana bantuan tersebut, ” ujarnya kepada Indeksnews saat diwawancara beberapa waktu yang lalu.

Beberapa orang santri penerima bantuan dana PIP yang berhasil diwawancara,  mengungkapkan, “Dirinya merasa senang mendapat bantuan tersebut, karena dapat meringankan beban orang tua, dan dapat dipakai untuk menutup kebutuhan biaya selama dirinya menuntut ilmu di pondok pesantren,”.

Ditempat terpisah Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kab. Sukabumi Drs. H. Agus Santosa saat diwawancara memaparkan, “Dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikucurkan Pemerintah Pusat untuk para santri di Kabupaten Sukabumi, melalui Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia kurang lebih sebesar Rp. 6 milyar,”.

” Dana PIP tersebut diperuntukan untuk para santri yang masuk kedalam kategori keluarga tidak mampu/miskin, sesuai hasil verifikasi sebelumnya, dan baru tersalurkan kurang lebih sekitar 30 %,” papar Agus kepada Indeksnews Jabar saat diwawancara diruang kerjanya, Selasa, (22/7/19)

BACA JUGA:  Ketua Sahabat Padi Kabupaten Sukabumi, Umar L. M. Sinaga Resmi Mendaftar Sebagai F 2

Ketika disinggung jumlah keseluruhan santri penerima dana PIP, Agus mengatakan, “bahwa pihaknya belum menerima data nama -nama santri penerima dana PIP, karena dana PIP untuk para santri disalurkan melalui bank BNI, Ia berpesan kepada para pengelola dana PIP harus profesional dengan menerapkan “Total Quality Service” (Pelayanan Secara Menyeluruh) serta tanggap terhadap masukan dan keluhan dari masyarakat.

Loading...
loading...