Sejumlah Rumah di Cianjur, Porak Poranda Tersapu Amukan Angin

142
Cianjur
FOTO : Rumah Warga Porak-poranda tersapu amukan angin kencang di Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Rumah warga di Kampung Pangarengan, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, porak poranda tertimpa pohon yang tumbang, akibat tersapu angin kencang dibarengi hujan, Minggu (20/09/20).

CIANJUR I Kejadian amukan angin hingga pohon yang berada disekitar rumah warga tumbang dan menimpa bagian atap rumah warga di Kampung Pangarengan. Kejadian diperkirakan sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Salah seorang warga Komariah (58) mengungkapkan, angin datang secara tiba-tiba dan cuaca terpantau cerah. Namun sekitar pukul 12.00 WIB hujan deras turun hingga hampir dua jam angin kencang datang dari arah utara, hingga pohon berukuran besar didepan rumah tumbang dan menimpa atap bagian depan rumah warga.

Cianjur
FOTO : Kondisi rumah Komariah setelah tertimpa pohon disebabkan tersapu angin kencang dan hujan deras.

“Saya saat itu berada didalam rumah bersama kedua anak. Ketika hujan sekitar pukul 14:00 angin kencang disertai hujan, selang beberapa menit terdengar genting berjatuhan, pohon besar tumbang menimpa rumah dan kabel listrik,” kata Komariah.

Lanjut Ibu dua anak ini (Komariah), kejadian hujan di barengi angin kencang hingga melalu lantakkan rumahnya, membuat panik seluruh warga. Pasalnya, kejadian pohon tumbang hingga menimpa rumah juga terjadi kepada rumah tetangganya.

“Warga terdengar teriakan-teriakan suara dzikir, adzan, dan takbir, rasa panik menyelimuti kami di saat itu, hingga angin berhenti dan hujan berhenti,” papar Komariah.

Dihubungi terpisah Sekretaris Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang, Arip membenarkan kejadian bencana menimpa sejumlah warga di Kampung Pangarengan, Desa Kertajaya. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan BPBD, Kecamatan dan Pemda. Untuk semantara jumlah rumah yang mengalami kerusakan belum bisa dipastikan jumlahnya.

“Saat ini, tim sedang melakukan evaluasi dan membantu warga yang rumahnya terkena sapuan angin. Untuk jumlah masih dalam pengecekan dan pendataan aparat desa,” tandas Arip. (Red)