Tujuh Orang Diduga Keracunan Jamur di Cianjur

82
Tujuh Orang
Foto Ilustrasi Warga Keracunan di Cianjur.
CIANJUR-jawabarat.indeksnews.com – Sedikitnya tujuh orang warga Kampung Pasir Goong RT 03/01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, harus dilarikan ke Rumah Sakit, diduga akibat keracunan belado jamur, Sabtu (24/10/20).

Ketujuh orang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan balado jamur. Mereka mengalami mual, muntah-muntah dan badan lemas. Akibatnya ketujuh orang tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Ciranjang, Kabupaten Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.

“Ya benar, tujuh warga kami dikabarkan muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan itu. Kami mendapat laporan sekitar pukul 22.30 WIB, kami langsung sigap memastikan rumah korban dan melihat kondisi mereka, langsung membawa semuanya ke puskemas untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Rodiana Kaur Kesra Desa Tanjungsari.

Rodiana menjelaskan, dari tujuh orang korban keracunan jamur liar ini, lima orang di antaranya, yakni bernama Atik, Susilawati, Asep, Rini Agustin, dan Dewi. Dari ketujuh orang tersebut lima orang sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan Wawan dan Iis Nurjanah harus menjalani rawat inap.

Sementara itu, salah seorang warga yang telah dianggap sadar dari keracunan jamur, Atik (45) menjelaskan, awalnya dirinya menemukan jamur di kebun yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Seletah itu, dibawa dan dimasak dengan di balado, setelah di konsumsi terasa mual dan pusing.

“Pada siang hari menjelang sore, saya pergi ke kebun yang tak jauh dari rumah, tiba-tiba menemukan serumpun jamur di bawah pohon melinjo. Akhirnya saya ambil dan langsung saya masak jadi balado,” ungkapnya

“Tanpa curiga apa-apa, saya olah semua jamur itu dan saya masak jadi belado. Sekitar jam 20.00 Wib seluruh keluarga makan bersama, selang beberapa jam kami semua merasa mual dan muntah-muntah,” pungkas dia.**