Tupoksi Dinsos Dalam Penanganan ODGJ di Kabupaten Sukabumi

81
Dinsos
Foto Ilustrasi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, di Jalan Gelanggang Olahraga (GOR) Cisaat, Kecamatan Cisaat, Sukabumi.
SUKABUMI,jawabarat.indeksnews.com-Keluhan maraknya orang gila (Orgil) atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap berkeliaran dan kerap mengganggu di Jalan Siliwangi Alun-alun Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, angkat bicara.

Melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Rehabiltasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Sukabumi, Amanudin, AKS, mengatakan, tugas pokok (tupoksi) Dinsos terkait penanganan Orang Gila (Orgil) itu adalah penanganan rehabilitasi, setelah pasca penanganan oleh tim medis dari sisi gangguan kejiwaannya.

Dinsos
Foto Dokumentasi CR-1 Keberdaan Orgil/ODGJ marak di alun-alun Palabuanratu.

“Berkaitan dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan atau terlantar adalah tanggung jawab seluruh komponen di antara nya petugas Trantib dan masyarakat, untuk ikut terlibat dalam penanganan nya,” ujar Amanudin, AKS, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jum’at (27/11/20)

Berbicara penanganan Rehabilitasi Sosial bagi ODGJ, Amanudin memaparkan, Dinsos senantiasa menindak lanjuti bila mana ada ODGJ yang terlantar maupun mempunyai asal usul keluarga, setelah mendapatkan perawatan dari pihak medis atau dokter kejiwaan.

“Setelah dipastikan oleh para psikiater atau dokter jiwa,kami dari Dinsos akan menindak lanjuti dg program yg sesuai.Kemudian akan bekerjasama dengan Panti Sosial maupun intansi terkait dalam hal ini,” tandas Amanudin.

Dinsos
Foto Dokumentasi : Orgil/ODGJ di Pantai Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi.

Dihubungi terpisah Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara menambahkan, pihaknya mengerti apa yang menjadi keluhan masyarakat terkait dirisihkan dengan adanya orang yang diduga Orgil. Sehingga pihaknya berjanji akan menyampaikan aspirasi kepada Pemkab Sukabumi untuk menerjunkan dinas terkait dalam menanggulangi persoalan maraknya orgil atau ODGJ.

“Terimakasih kepada insan media atas informasinya, kami akan segera bahas persoalan ini dengan Pemerintah Daerah dan Dinas yang bersangkutan untuk segera ditindak lanjuti dan ditangani, agar masyarakat tidak terganggu oleh keberadaan orgil yang tidak jelas asal-usulnya,” tandas Yudha.**(CR-1)