Melalui Vicon Wali Kota Rapatkan Barisan Camat dan Lurah

90

Bagian dari upaya pencegahan virus Covid-19 (Corona), Wali kota Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi Wakil Wali kota Andri Hamami dan unsur Perangkat Daerah lainya. Lakukan pembahasan melalui video conference (Vicon) bahas penanganan penyebaran Corona dengan para Lurah dan Camat se-Kota Sukabumi, Selasa (24/3/2020).

SUKABUMI I Informasi yang dihimpun video conference (Vicon) dalam rangka penanganan penyebaran Corona atau Covid-19, yang sebelumnya dilakukan besama Gubernur Jawa Barat, dalam upaya evakuasi menanggulangi virus Covid-19, dari sisi dampak terhadap perkembangan pekonomi dan pendidikan.

“Vicon dilakukan di ruang Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Sukabumi, kami dengan seksama membahas beberapa program dan usulan penanggulangan virus Corona di Kota Sukabumi,” ujar Achmad Fahmi Wali kota Sukabumi.

Loading...

Disela Vicon tersebut, Wali Kota meminta kepada seluruh aparatur Pemerintah Daerah, mulai dari kewilayahan Kecamatan, Kelurahan, RW, RT dan Tokmas untuk lebih meningkatkan lagi kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

“Semua harus sigap siap siaga dalam menghadapi penyebaran Covid-19. Semua harus satu misi satu kordinasi dalam memberikan informasi dan sosialisasi, untuk menjaga keselamatan masyarakat. Mulai dari para camat dan lurah, hingga kebawah agar melakukan sosialisasikan informasi pencegahan penyebaran virus Corona kepada warga dan aktifkan terus grup WhatsApp (WA) mulai dari RT dan RW,” kata Fahmi.

Disamping itu, Kang Fahmi sapaan akrab Walikota Sukabumi, meminta kepada semua stekolder Camat, Lurah agar adanya pemetaan wilayah yang belum ada hand sanitizer serta penyemprotan disinfektan.

“Kita harus terus-menerus melakukan pemetaan, agar nantinya, jika sewaktu-waktu dilakukan penyemprotan disinfektan secara massal di wilayah tersebut, bisa berjalan dengan baik,” kata Kang Fahmi.

Sebagai abdi negara, Kang Fahmi mengajak dan mengintegrasikan, kepada para Camat dan lurah agar aktifkan sistem keamanan warga 1×24 jam dalam hal memantau orang yang masuk wilayah.

BACA JUGA:  Dalam Pemanfaatan Bantuan Dari Pusat Disdik Ciamis Diminta Transparan

“Semua harus siaga dan waspada 1×24 jam, jangan sampai yang tidak dikenal masuk, tanpa ada pemantauan dan pengawasan, dikhawatirkan ada orang tidak dikenal membawa virus Covid-19,” himbaunya.

Dalam kondisi darurat Covid-19, Fahmi juga menginstruksikan para camat dan lurah aktifkan lumbung pangan warga dalam hal mempersiapkan 14 hari ke depan. Lumbung pangan warga bisa dijalankan melalui koordinasi dengan pihak terkait.

“Aktifkan pasukan relawan lingkungan atau raih minat partisipasi warga masyarakat untuk terlibat menjaga kesehatan dan keamanan warga, batasi kegiatan dengan warga dan memberikan edukasi kepada warga,” tandas kang Fahmi.

Reporter : Indra Sopyan**

loading...